Jumat 16 Apr 2021 17:02 WIB

Wali Kota Pontianak Resmikan Kampung Digital di Tepi Kapuas

Kota Pontianak memiliki peluang menjadi kota digital di Indonesia.

Sejumlah warga membawa sepedanya saat berkeliling menggunakan perahu di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (15/4/2021). Sungai Kapuas menjadi salah satu tempat tujuan untuk menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) bagi Muslim di Pontianak.
Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang
Sejumlah warga membawa sepedanya saat berkeliling menggunakan perahu di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (15/4/2021). Sungai Kapuas menjadi salah satu tempat tujuan untuk menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) bagi Muslim di Pontianak.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Wali Kota Pontianak,Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono, Kamis, meresmikan Kampung Digital Gradasi (Generasi Digital Indonesia) di tepian Sungai Kapuas Pontianak.

"Kami berharap keberadaan kampung digital ini bisa memajukan aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi kreatif. Kampung Digital Gradasi ini bisa dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan perekonomian dan lainnya," kata Edi Rusdi Kamtono usai meresmikan Kampung Digital Gradasi di Pontianak.

Dia juga berharap Kota Pontianak bisa menjadi salah satu kota digital di Indonesia. Menurut dia, Kota Pontianak memiliki peluang menjadi kota digital di Indonesia sebab dari data pengguna IT di kota ini mempunyai potensi besar.

Ia berharap kampung digital ini bisa berkontribusi dalam memberikan pelatihan-pelatihan bagaimana mendapatkan informasi, bertukar informasi termasuk produktivitas yang bisa dilakukan, apalagi hal itu sejalan dengan upaya program "smart city" di Pontianak.

Konsep kampung digital gradasi ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui pelatihan terhadap pelaku usaha dengan memberikan edukasi dan bantuan dalam meningkatkan kualitas produksi termasuk digitalisasi.

Selain itu keterlibatan BKKBN juga dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. "Dengan edukasi dan kegiatan ekonomi kreatif sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat," kata Edi.

Kampung digital gradasi merupakan bentuk kolaborasi bersama pelaku UMKM dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti e-commerce waroengkite.id. "Dengan demikian akan semakin dikenal masyarakat luas sehingga pemanfaatan IT dalam memasarkan produk UMKM kian berkembang," katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Tenny Calvenny Soriton memberikan dukungan penuh terhadap kampung digital. Ia berharap kebaradaan kampung digital ini bisa memberikan wawasan masyarakat sekitar Kampung KB untuk bisa berinteraksi dengan dunia luar, sehingga bisa berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan Wali Kota Pontianak, dirinya meyakini kampung KB percontohan yang dikolaborasikan dengan kampung digital bisa berkembang dengan baik. "Kampung KB bukan hanya milik BKKBN tetapi milik semua instansi dan mitra agar bisa membangun dan mengembangkan kampung KB," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement