Selasa 30 Mar 2021 21:30 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 di Depok Bertambah 298 Orang

Pasien sembuh Covid-19 di Depok capai 92,8 persen dari total positif Covid-19

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan penyeberan virus Corona (Covid-19) terus menurun dan tingkat kesembuhan terus bertambah.
Foto: Rusdy Nurdiansyah /Republika
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan penyeberan virus Corona (Covid-19) terus menurun dan tingkat kesembuhan terus bertambah.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan penyeberan virus Corona (Covid-19) terus menurun dan tingkat kesembuhan terus bertambah. 

Berdasarkan data GTPPC Kota Depok, pada Selasa (30/3), jumlah pasien sembuh bertambah 298 orang. Jumlah pasien sembuh setiap harinya terus bertambah.

Dalam rilis tersebut tertulis pasien sembuh Covid-19 totalnya menjadi 38.823 orang atau 92,80 persen dari total kasus konfirmasi positif," ujar Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana, Selasa (30/3).

Sedangkan, untuk kasus konfirmasi positif sebanyak 41.837 orang. Kemudian, suspek aktif sebanyak 172 orang dan kontak erat aktif sebanyak 1.473 orang.

"Pada data tersebut juga terjadi penambahan kasus pasien yang meninggal sepuluh orang. Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 meninggal menjadi 830 orang," ungkap Dadang. 

Kemudian, terdapat juga pasien probabel aktif sebanyak 25 orang yang merupakan kasus suspek dengan ISPA berat, gagal napas. Atau meninggal dunia dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Baca juga : Ajang Tokoh Perubahan Republika Kembali Digelar

"Dalam upaya menekan seluruh kasus Covid-19, Pemkot Depok terus mengingatkan masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. Serta menjaga jarak aman di luar rumah. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup," pungkas Dadang. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement