Jumat 26 Mar 2021 20:50 WIB

Jelang Puasa, Harga Cabai Rawit Merah dan Daging Sapi Naik

Kemungkinan harga cabai rawit merah akan terus naik akibat stoknya masih terbatas.

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad
Menjelang bulan puasa harga komoditas cabai merah dan daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Cianjur terus merangkak naik. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga mendekati awal puasa pada April 2021 mendatang.
Foto: istimewa
Menjelang bulan puasa harga komoditas cabai merah dan daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Cianjur terus merangkak naik. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga mendekati awal puasa pada April 2021 mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR--Menjelang bulan puasa harga komoditas cabai merah dan daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Cianjur terus merangkak naik. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga mendekati awal puasa pada April 2021 mendatang. "Sejak dua bulan terakhir harga cabai rawit merah terus mengalami kenaikan," ujar pedagang cabai rawit di Pasar Cipanas, Cianjur, Agus Mulyana (22 tahun), Jumat (26/3). Saat ini harganya kembali naik mencapai Rp 120 ribu per kilogram.

Padahal kata Agus, harga normalnya sebesar Rp 30 ribu per kilogram. Hal ini karena hampir setiap hari harga naik sampai pekan lalu mencapai angka Rp 110 ribu per kilogram.

Harga ini lanjut Agus, kemungkinan akan terus naik akibat stok cabai rawit merah masih terbatas. Kondisi tersebut karena faktor gagal panen di tingkat petani membuat stok dipasaran terbatas yang berdampak pada harga terus naik.

Agus mengatakan, ia juga hanya mendapatkan stok 10 kilogram cabai rawit merah per hari. Jumlah itu terkadang dibagi untuk stok dua hari karena kekhawatiran pasokan." Tingkat pembelian cabai rawit merah masih tinggi, meski harganya juga melonjak," kata Agus. Namun secara kuantitas pembeli mengurangi jumlah pembeliannya.

Di mana yang biasanya membeli seperempat kilogram, sekarang membeli hanya 1 ons. Intinya pembeli tetap banyak akan tetapi jumlahnya dikurangi karena harga mahal.

Selain cabai, harga daging sapi juga mulai mengalami kenaikan. Daging sapi yang awalnya Rp 110 ribu per kilogram saat ini naik menjadi Rp 120 ribu per kilogram. "Kenaikan terjadi juga dikarenakan jumlah stok daging sapi yang terbatas," kata Hendrik Ferdiansyah (36) pedagang daging sapi di Pasar Muka Cianjur. Ia mengatakan minimnya penjualan daging selama beberapa bulan terakhir akibat pandemi Covid-19 membuat jumlah sapi di pemotongan dikurangi.

Hendrik menuturkan, harga daging sapi saat Ramadan diperkirakan akan mencapai Rp 130 ribu hingga Rp 140 ribu per kilogram. Kenaikan ini mengingat saat ini pun harganya sudah mengalami kenaikan. Lebih lanjut Hendrik mengatakan, pada tahun dalam hari-hari biasa Rp 110 ribu per kilogram dan Ramadhan serta lebaran naiknya menjadi Rp 120 ribu per kilogram. "Namun sekarang harga biasa juga sudah Rp 120 ribu, kemungkinan saat Ramadhan dan lebaran bisa Rp 140 ribu per kilogram," imbuh dia.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menuturkan, pemkab sudah mengintruksikan dinas terkait untuk melakukan antisipasi agar harga cabai rawit dan daging sapi tidak terus mengalami kenaikan. Dikhawatirkan saat momentum Ramadan dan Idul Fitri harga kembali naik.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement