Selasa 23 Mar 2021 17:49 WIB

Guru di Pangandaran Mulai Menjalani Vaksinasi

Vaksinasi untuk 5.000 guru di Kabupaten Pangandaran ditargetkan selesai besok.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ratna Puspita
Pelaksanaan vaksinasi kepada guru di Kabupaten Pangandaran, Selasa (23/3).
Foto: Disdikpora Kabupaten Pangandaran
Pelaksanaan vaksinasi kepada guru di Kabupaten Pangandaran, Selasa (23/3).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Para guru di Kabupaten Pangandaran mulai menjalani vaksinasi Covid-19 pada Selasa (23/3). Vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan sekolah mengingat saat ini sejumlah sekolah di daerah itu telah menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kepada guru akan dilakukan selama dua hari, yaitu pada 23-24 Maret. Dalam dua hari itu, ditargetkan seluruh guru di Kabupaten Pangandaran dalam disuntik vaksin. 

Baca Juga

"Jumlahnya hampir 5.000 guru. Dua hari ini sampai besok saya kira selesai semua. Insyaallah selesai," kata dia saat dihubungi Republika, Selasa.

Ia menjelaskan, vaksinasi kepada guru menjadi prioritas lantaran profesi mereka termasuk dalam pelayan publik. Apalagi saat ini, sebagian sekolah di Kabupaten Pangandaran telah menggelar KBM secara tatap muka. 

Ia mengatakan, Bupati Pangandaran juga telah menginstruksikan pelaksanaan vaksinasi kepada para guru. Karena itu, ditargetkan dalam dua hari ini pelaksanaan vaksinasi kepada guru dapat selesai.

"Kebetulan kita dapat tambahan 1.000 vial vaksin. Jadi untuk guru cukup," kata dia.

Yani menjelaskan, distribusi 1.000 vial vaksin itu merupakan permintaan langsung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran. Sebab, jumlah vaksin yang terdistribusi ke Pangandaran saat ini belum mencukupi untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh pelayan publik yang ada. 

"Karena memang sasaran kita banyak, tapi pengiriman masih kurang. Akhirnya kita dikasih tambahan 1.000 vial. Jadi kita alokasikan dulu untuk guru," ujar dia.

Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi kepada guru sejauh ini tak terdapat kendala berarti. Sebab, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran terkait pelaksanaannya. 

"Sejauh ini tak ada kendala. Kita sudah koordinasi agar vaksinasi kepada guru berjalan lancar," kata Yani.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Dodi Djubardi mengatakan, vaksinasi kepada guru dilakukan agar jalannya KBM secara tatap muka di sekolah tetap aman. Adanya vaksinasi dinilai dapat mengurangi risiko terpapar dari Covid-19. 

"Kita tentu sangat menyambut baik," kata dia, saat dihubungi Republika secara terpisah, Selasa.

Berdasarkan laporan sementara, Dodi menambahkan, pelaksanaan vaksinasi kepada guru berjalan lancar. Para guru juga antusias melakukan vaksinasi. "Semua guru menyambut dengan senang," kata dia.

Sebelumnya diketahui, sekitar 70 persen sekolah di Kabupaten Pangandaran telah melaksanakan KBM tatap muka secara terbatas. Sekolah yang menjalani KBM tatap muka berada di sembilan kecamatan, yaitu Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Cigugur, Sidamulih, Mangunjaya, Cijulang, Langaplancar, Parigi, dan Kalipucang. Hanya sekolah di Kecamatan Cimerak yang belum menjalankan KBM tatap muka.

Dodi mengatakan, sejauh ini tak ada kedalan dari KBM tatap muka yang berjalan di sekolah. Pihaknya juga terus memantau terkait naik-turunnya kasus Covid-19 di setiap wilayah. 

"Sekarang alhamdulillah trennya menurun," kata dia.

Sementara itu, Yani juga menilai kasus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran terus melandai. Ia mengklaim, dalam dua hari terakhir tak terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya. 

"Dua hari kemarin tak ada penambahan. Tidak ada klaster baru," kata dia.

Kendati demikian, berdasar data terakhir terdapat penambahan 10 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pangandaran. Saat ini, total kasus terkonfirmasi positif berjumlah 1.301 kasus. Sebanyak 100 kasus masih aktif, 1.176 orang sembuh, dan 25 orang meninggal dunia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement