Sabtu 13 Mar 2021 11:51 WIB

Kebakaran Kwitang Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Rp 9 M

Sebanyak 13 unit mobil pemadam langsung dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah.

Rep: Febryan. A/ Red: Agus Yulianto
Petugas sedang memadam api yang melahap 20 rumah. (Ilustrasi)
Foto: Gulkarmat Jaksel
Petugas sedang memadam api yang melahap 20 rumah. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petugas pemadam kebakaran sudah berhasil menjinakkan api yang menghanguskan sekitar 20 rumah di Jalan Kembang 5, Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3) pagi. Kebakaran yang diduga karena korsleting listrik itu mengakibatkan kerugian sekitar Rp 9 miliar. 

"Objek yang terbakar adalah rumah tinggal sebanyak 20 rumah," kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal dalam keterangannya, Sabtu. 

Asril menjelaskan, kebakaran itu diduga terjadi karena korsleting listrik rumah salah seorang warga bernama Agung. Subuh itu, Agung melihat kepulan asap di dalam rumahnya. Seketika, dia dan keluarganya berhamburan keluar rumah dan meminta pertolongan tetangga. 

"Api berusaha di padamkan oleh warga. Namun, api sudah membesar dan sulit di padamkan," kata Asril. Api juga mulai menjalar ke rumah lainnya. 

Warga selanjutnya menghubungi tim pemadam kebakaran pukul 05.35 WIB. Sebanyak 13 unit mobil pemadam langsung dikerahkan. "Api berhasil dipadamkan pukul 07.10 WIB. Saat ini proses pendinginan masih berlangsung," kata Asril. 

Asril menyebut, kebakaran ini menghanguskan area seluar 3.000 meter persegi. Sebanyak 210 jiwa terdampak. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sedangkan kerugian diperkirakan Rp 9 miliar," ungakp Asril.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement