Kamis 11 Mar 2021 06:04 WIB

Korban Selamat Kecelakaan Sumedang Duga Bus Rem Blong

Bus yang kecelakaan ditumpangi rombongan study tour sekolah.

Police line. Sebuah bus terperosok ke jurang di Kecamatan Wado, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Foto: Wikipedia
Police line. Sebuah bus terperosok ke jurang di Kecamatan Wado, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Salah seorang penumpang bernama Hafid Alfariz yang selamat dari kecelakaan bus di Kecamatan Wado, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menduga angkutan yang ditumpangi itu terperosok ke jurang karena remnya blong. Sebanyak 22 orang meninggal akibat kecelakaan bus tersebut.

"Saya kaget, remnya blong," kata diasaat menerima pertolongan medis di Puskesmas Wado, Rabu (10/3).

Baca Juga

Dia mengatakan angkutan yang ia tumpang itu bus pariwisata rombongan sekolahnya yang melaksanakan kegiatan berwisata serta berziarah. "Habis study tour dari Pangandaran. Iya, habis ziarah juga dari Cibiuk dan Pamijahan," kata dia.

Dia berada di puskesmas karena mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Sejauh ini sekitar 22 orang dievakuasi dari bus itu dalam keadaan meninggal dunia.

Bus yang bernomor polisi T 7591 TB itu terperosok ke jurang sedalam sekitar 20 meter dari jalan. Kontur jalan di lokasi kejadian itu menurun relatif panjang.

Diduga bus itu kehilangan kendali ketika melaju menurun dari arah Malangbong, Sumedang Garut ke arah Kabupaten Sumedang. Bus akhirnya terperosok ke jurang di sebelah barat jalan.

Meski begitu, pihak kepolisian sejauh ini masih belum memastikan penyebab kecelakaan bus tersebut. Polisi juga belum menyebutkan identitas para korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi.

Pihak kepolisian bersama tim SAR masih berupaya melakukan evakuasi korban yang tersisa di dalam bus. Para korban yang tersisa itu diduga dalam keadaan meninggal dunia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement