Rabu 03 Mar 2021 23:46 WIB

30 Personel Polresta Bogor Kota Jadi Vaksinator Covid-19

30 personel polisi sebelum menjadi vaksinator mendapat pelatihan khusus Dinkes Bogor

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pelatihan tersebut diberikan lantaran untuk menjadi vaksinator dibutuhkan keahlian khusus.
Foto: Shabrina Zakaria/Republika
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pelatihan tersebut diberikan lantaran untuk menjadi vaksinator dibutuhkan keahlian khusus.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sejumlah 30 personel Polresta Bogor Kota menjadi vaksinator Covid-19 di Kota Bogor. Sebelumnya, 30 orang tersebut sudah diberikan pelatihan khusus oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pelatihan tersebut diberikan lantaran untuk menjadi vaksinator dibutuhkan keahlian khusus.

"Untuk melaksanakan vaksinator covid-19 itu butuh keahlian khusus, tim vaksinator di Polresta Bogor Kota kurang lebih ada 30 orang. Dan itu sudah di tatar khusus oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor," ujar Susatyo saat ditemui di Kota Bogor, Rabu (3/3).

Susatyo melanjutkan, personel dri unit kesehatan di Polresta Bogor Kota, termasuk Poliklinik Rumah Sakit Bhayangkara juga turun untuk melaksanakan sebagai vaksinator. Selain menjadi tim vaksinator, personel di Polresta Bogor Kota juga diterjunkan sebagai tim tracing, guna membantu para detektif Covid-19 Kota Bogor di lapangan bagaimana cara pemetaan.

"Untuk tim tracing kami, ada 700 personel yang diterjunkan pada polisi-polisi RW. Jadi semua personil ikut andil dalam pelaksanaan untuk menekan wabah Covid-19 di Kota Bogor," jelasnya.

Dia menambahkan, pemberian vaksin terhadap sekitar 1.000 personel Polresta Bogor Kota, hari ini telah memasuki gelombang ke-dua. Dimana, pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan sejak kemarin, Selasa (2/3).

Target dari pelaksanaan vaksinasi untuk polisi, kata Susatyo, diharapkan bisa selesai selama dua hari. Disamping proses vaksinasi selama dua hari ini tidak memiliki kendala yang berarti.

“Hari ini sudah gelombang kedua ya, mungkin mencapai 1.000 orang. Targetnya sih dua hari kami berharap. Karena mereka turun langsung ke RW-RW, jadi mereka juga bisa sehat dan terjaga,” pungkasnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement