Sabtu 20 Feb 2021 11:36 WIB

'Baru Kali Ini Tol Nggak Bisa Gerak'

Tol JORR Simatupang tergenang hingga kendaraan tak leluasa melintas.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Indira Rezkisari
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di ruas Tol TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2). Banjir yang disebabkan tingginya curah hujan tersebut menyebabkan kemacetan panjang di ruas tol tersebut. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di ruas Tol TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2). Banjir yang disebabkan tingginya curah hujan tersebut menyebabkan kemacetan panjang di ruas tol tersebut. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ruas jalan tol JORR di TB Simatupang Jakarta Selatan tergenang air sejak Jumat (19/2) malam. Akibatnya, antrean panjang pengendara tak bisa melalui jalur tersebut di kedua arah.

‘’Biasanya memang banjir daerah Pertamina-nya, tapi baru kali ini tol nggak bisa gerak,’’ ujar Wawan, pedagang kios sekitar TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2).

Baca Juga

Dia mengaku, antrean panjang kendaraan memang terpantau sejak hujan deras terjadi malam kemarin. Berdasarkan pantauan Republika, banjir tidak hanya menggenangi area pintu gerbang tol Ampera itu, melainkan juga dalam tol yang mencapai 40 cm.

Di luar tol, kemacetan juga terjadi, mengingat ketinggian air yang lebih tinggi. ‘’Kasian yang menunggu dari malam, sempat juga mereka tanya yang jual nasi uduk di mana,’’ tambah Wawan.

 

photo
Pom bensin yang terendam banjir di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2). Banjir yang disebabkan tingginya curah hujan tersebut menyebabkan kemacetan panjang dan sejumlah ruas jalan terendam air. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Hal serupa juga diungkapkan Tedy, warga sekitar Ampera, yang terpaksa memutar balik kendaraanya dan terkena banjir. Meski merasa kecewa, ia menyerahkan penanganannya pada Pemprov DKI.

Di lokasi lain, kawasan Warung Buncit depan Kantor Harian Republika hingga Kemang dan Mampang, Jakarta Selatan, juga terjadi banjir dengan ketinggian mencapai 70 sentimeter. Alhasil, lalu lintas yang terhubung dari daerah tersebut masih lumpuh hingga pagi tadi.

Berdasarkan pantauan, para pengendara motor yang nekat menerobos jalan juga terpaksa mendorong kendaraannya. Di sekitar jalan, para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) suku dinas SDA Jakarta Selatan, terlihat mengatur lalu lintas dan membantu pengendara hingga melakukan penanganan di beberapa lokasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement