Selasa 09 Feb 2021 23:07 WIB

KPK Polri Perkuat Pengawasan Program Vaksinasi Covid

Polri dan KPK sepakat memperkuat kerjasama terkait pemberantasan korupsi.

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Bayu Hermawan
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) memberikan salam komando kepada para wartawan usai melakukan pertemuan, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/2/2021). Kedatangan Kapolri yang disambut Ketua KPK Firli Bahuri, untuk silaturahmi dan membahas sinergi Polri dan KPK .
Foto: Antara/Reno Esnir
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) memberikan salam komando kepada para wartawan usai melakukan pertemuan, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/2/2021). Kedatangan Kapolri yang disambut Ketua KPK Firli Bahuri, untuk silaturahmi dan membahas sinergi Polri dan KPK .

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat kerjasama dengan Kepolisian RI terkait pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Ketua KPK Firli Bahuri usai menerima kunjungan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo di Gedung Merah Putih, Kuningan.

"Kedatangan kapolri memang kami tunggu-tunggu terkait dengan bagaimana KPK dan Polri mempertahankan, memelihara dan menindaklanjuti kerja sama serta sinergi untuk melakukan pemberantasan korupsi," kata Firli Bahuri di Jakarta, Selasa (9/2).

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, keduanya juga sempat membicarakan terkait program vaksinasi nasional yang dijalanlan pemerintah. Firli mengatakan bahwa KPK, kepolisian, kejagung, BPKP, LKPP, kementerian dan lembaga sudah bekerjasama untuk bersama-sama untuk memulihkan perekonomian nasional melalui program vaksinasi tersebut.

"Kami selalu melakukan komunikasi terkait dengan bagaiman kita melaksanakan program yang dilaksakana oleh pemerintah dalam tujuan penyelamatan masyarakat," katanya.

Dia mengatakan, KPK dan kepolisian juga sudah melakukan pengawasan terkait pengadaan vaksin dalam program tersebut. Hal serupa juga disampaikan Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Dia mengatakan, pengawalan program vaksinasi dan penanggulangan Covid-19 secara nasional harus diawasi secara fokus. Dia melanjutkan, hal itu harus dijaga agar program bisa berjalan dengan baik dan mampu berjalan tepat waktu dan sasaran serta mengurangi resiko-resiko tertentu.

"Tentunya hal ini harus kita jaga agar bisa berjalan dengan baik dan kemudian program tersebut bisa tepat waktu, tepat sasaran, dan tentunya kita kurangi resiko kebocoran yang ada," katanya.

Mantan Kabareskrim Mabes Polri itu mengungkapkan, KPK dan Polri juga sepakat melakukan sinegri dalam bentuk join investigasi. Begitu juga, sambung dia, terkait masalah supervisi yang selama ini sering terjadi di antara penegak hukum yang tentunya memerlukan adanha kesepatakan

"Tentunya di supervisi ini ke depan KPK, kejaksaan maupun kepolisian betul-betul bisa bersinergi sehingga tidak ada celah," katanya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement