REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar lebih jauh mengenai pembahasan Pilkada 2024. Menurut Anies, saat ini, ia lebih fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Ibu Kota.
"Enggak, sekarang kita urusin covid dulu," kata Anies di Polda Metro Jaya, Rabu (3/2).
Sementara itu, sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan tanggapan berbeda. Ariza mengatakan, pihaknya akan mendukung jalannya pilkada sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Terkait pilkada 2024 itu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada," kata Ariza di Balai Kota DKI, Selasa (2/2) malam.
Ariza menyebut, hingga kini usulan pilkada serentak 2024 masih menjadi pembahasan di tingkat legislatif. Bahkan, dia mengakui sejumlah fraksi di DPR RI pun berupaya menolak usulan tersebut. Namun, ia menegaskan, Pemprov DKI bakal mengikuti penyelenggaraan pilkada serentak 2024 sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 2016.
"Memang ada beberapa partai di pusat yang dalam pembahsan di DPR RI ingin bahwa pilkada dilakukan sesuai periodisasinya tiga gelombang, seperti periode sebelumnya artinya ada 2020, 2022, 2023. Namun demikian menurut UU yang ada sekarang yang belum direvisi itu, pilkada serentak 2024. Kami Pemprov DKI mengikuti peraturan UU yang ada," ujarnya.