Selasa 12 Jan 2021 23:28 WIB

Satgas: 23 Pasien Covid-19 di Aceh Dinyatakan Sembuh

Total warga Aceh yang sembuh dari Covid-19 mencapai 7.682 orang

Guru melakukan pengecekan suhu badan dan penggunaan masker murid pascapenutupan sekolah terkait pelanggaran protokol kesehatan di salah satu Sekolah Dasar Negeri, Desa Pango Raya, Banda Aceh, Aceh, Selasa (12/1/2021). Pemerintah setempat memberikan sanksi dengan menutup tiga Sekolah Dasar Negeri dan swasta karena mengabaikan protokol kesehatan,  dua sekolah diantaranya sudah dizinkan kembali menggelar aktivitas belajar mengajar setelah adanya komitmen bersama dari pihak sekolah menerapkan disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Foto: ANTARA/Ampelsa
Guru melakukan pengecekan suhu badan dan penggunaan masker murid pascapenutupan sekolah terkait pelanggaran protokol kesehatan di salah satu Sekolah Dasar Negeri, Desa Pango Raya, Banda Aceh, Aceh, Selasa (12/1/2021). Pemerintah setempat memberikan sanksi dengan menutup tiga Sekolah Dasar Negeri dan swasta karena mengabaikan protokol kesehatan, dua sekolah diantaranya sudah dizinkan kembali menggelar aktivitas belajar mengajar setelah adanya komitmen bersama dari pihak sekolah menerapkan disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDA ACEH -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh melaporkan ada tambahan 23 warga provinsi paling barat Indonesia itu yang dilaporkan sembuh per Selasa (12/1), sehingga total mencapai 7.682 orang.

Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Selasa mengatakan warga yang dinyatakan sembuh itu, meliputi warga Kabupaten Aceh Tenggara 22 orang dan satu warga Kabupaten Bener Meriah.

“Alhamdulillah pasien sembuh COVID-19 bertambah lagi 23 orang, sedangkan konfirmasi kasus positif baru juga bertambah 48 orang,” katanya.

Jubir yang akrab disapa SAG itu menegaskan bahwa tidak ada penderita COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Secara keseluruhan, kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 8.967 orang, di antaranya 7.682 orang telah sembuh, 923 orang masih dalam perawatan atau isolasi mandiri serta 362 orang telah meninggal dunia.

Menurut SAG, potensi peningkatan kasus COVID-19 di Tanah Rencong bukan hanya di Banda Aceh, tetapi juga bagi 18 kabupaten/kota lainnya yang merupakan daerah resiko sedang atau zona oranye penyebaran virus corona.

Bahkan, kata dia, daerah dengan risiko rendah atau zona kuning, seperti Aceh Barat Daya, Bireuen, Aceh Timur, dan Aceh Tenggara juga belum benar-benar aman dari ancaman virus corona.

"Selama pandemi belum berakhir, semua kalangan diimbau menghindari kerumunan di tempat umum, menjaga jarak, mamakai masker dan mencuci tangan sesering mungkin dengan memakai sabun adalah keniscayaan dalam masa pandemi ini," katanya.

Menurut dia, masyarakat jangan pernah bosan dengan anjuran protokol kesehatan, karena upaya 3M itu murah dan sederhana, tapi efektif melindungi diri, keluarga, dan masyarakat lain di sekitar dari ancaman infeksi virus corona.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement