Jumat 08 Jan 2021 18:39 WIB

Kota Kediri Terima Jatah 3.435 Vaksin Covid-19

Pemkot Kediri menyatakan siap melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin COVID-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.
Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin COVID-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan alokasi vaksin Covid-19 tahap awal untuk 3.435 orang yang lokasi pemberiannya dilakukan di puskesmas serta rumah sakit. "Pemkot Kediri sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Kami sudah siap baik itu sasaran, petugas vaksinator, dan sarana prasarana," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima di Kediri, Jumat (8/1).

Fauzan yang juga Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kediri tersebut mengungkapkan untuk sasaran vaksin di tahap pertama rencananya akan diselenggarakan pada 14 Januari dan berlangsung hingga April 2021.

Jumlah sasaran yang terdata pada tahap pertama yaitu 5.320 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan dan pendukung tenaga kesehatan.

"Informasi terakhir untuk tahap pertama, Kota Kediri dapat alokasi 3.435 orang," ungkap Fauzan.

Sementara itu, untuk pelaksanaan vaksinasi, Pemkot Kediri telah menyiapkan sembilan puskesmas dan enam rumah sakit yaitu RSUD Gambiran, RS Bhayangkara, RS Baptis, RS Muhammadiyah, RS Lirboyo, dan RS DKT Kota Kediri. Kesemuanya juga sudah siap baik tenaga vaksinator dan juga sarana prasarana.

Fauzan juga meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir tentang keamanan vaksin. Dirinya menegaskan bahwa vaksin tersebut sudah lolos uji klinis sehingga mempunyai tingkat keamanan, efikasi, dan imonogenisitas tinggi.

"Vaksin yang akan digunakan sudah melalui proses sesuai dengan prosedur," tegas dia.

Untuk pelaksanaannya nanti, Dinkes Kota Kediri juga sudah membuat prosedur pelaksanaan pemberian vaksin mulai dari sasaran warga yang sudah terdata yaitu usia 18-59 tahun.

Selajutnya, warga akan menerima penjelasan tentang vaksin dan juga menandatangani surat persetujuan. Dalam hal waktu, masyarakat juga bersedia mengikuti aturan dan jadwal imunisasi.

Dinkes Kota Kediri juga sudah menetapkan orang yang tidak boleh diberi vaksin yaitu yang memiliki riwayat penyakit epilepsi/ ayan dan gangguan syaraf lainnya.

Selain itu, yang bersangkutan juga baru menerima imunisasi jenis lain dalam sebulan terakhir atau akan menerima imunisasi dalam satu bulan ke depan serta berencana akan pindah domisili sebelum jadwal imunisasi selesai.

Di Jawa Timur, mendapatkan pasokan vaksin sebanyak 77.760 dosis yang kini sudah tiba di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jatim. Saat ini vaksin tersebut masih disimpan hingga ada petunjuk dan teknis pemberian vaksin. Namun, yang pertama diberi adalah petugas kesehatan.

Data kasus COVID-19 per Kamis (7/1) di Kota Kediri mencapai 771 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah itu, 43 orang masih dirawat, tujuh dipantau, 655 sudah sembuh dan 66 telah meninggal dunia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement