Kamis 07 Jan 2021 00:12 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 375 Orang

Tambahan pasien meninggal dunia akibat Covid sebanyak enam orang.

Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)
Foto: EPA/CDC
Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Rabu mencatat adanya tambahan sebanyak 375 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Adapun jumlah pasien yang sembuh sebanyak 179 kasus.

"Kasus aktif terus mengalami peningkatan, saat ini sudah ada sebanyak 28.733 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim, dan jumlah kasus yang sudah sembuh sebanyak 23.990 kasus," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak dalam keterangan resmi di Samarinda.

Baca Juga

Andi menyebutkan tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 375 kasus terjadi di Berau 31 kasus, Kutai Barat 44 kasus, Kutai Kartanegara 67 kasus, Kutai Timur 34 kasus, Mahakam Ulu 1 kasus, Paser 2 kasus, Balikpapan 106 kasus, Bontang 34 kasus dan Samarinda 56 kasus.

Adapun tambahan pasien sembuh sebanyak 179 kasus terjadi di Berau 42 kasus, Kutai Kartanegara 18 kasus, Kutai Timur 18 kasus, Paser 3 kasus, Penajam Paser Utara 5 kasus, Balikpapan 63 kasus, Bontang 12 kasus dan Samarinda 18 kasus.

Andi turut menyampaikan adanya tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia sebanyak enam orang dengan rincian tiga orang di Balikpapan dan sisanya di Kutai Kartanegara. "Total pasien COVID-19 meninggal di Kaltim sebanyak 782 orang," katanya.

Sedangkan pasien yang masih menjalani karantina di Rumah Sakit sebanyak 3.961 pasien.

Khusus wilayah Kaltim peringkat pertama Covid tertinggi masih Kota Samarinda dengan jumlah 7.045 kasus. Disusul, Balikpapan 6.461 kasus, Kutai Kartanegara 5.163 kasus, Kutai Timur 4.091 kasus dan Bontang 2.006 kasus.

Lima kabupaten lainnya yakni Berau 1.475 kasus, Paser 1.244 kasus, Kutai Barat 811 kasus, Panajam Paser Utara 395 kasus dan Mahakam Ulu 42 kasus. "Untuk pasien yang masih menjalani perawatan terbanyak berada di Balikpapan dengan jumlah 1.019 pasien, disusul Kutai Kartanegara 900 pasien, Berau 579 pasien dan Samarinda 433 pasien," kata Andi Muhammad Ishak.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement