Rabu 23 Dec 2020 07:45 WIB

UBSI Teken MoU dengan PT Sinergi Global Servis

MoU ini dalam rangka menciptakan SDM Indonesia yang profesional dan kompeten.

Rektor kampus UBSI, Mochammad Wahyudi (kanan)  dan  General Manager PT Sinergi Global Servis (SGS), Esther B  Khaeng memperlihatkan MoU yang baru saja ditandatangani.
Foto: Dok UBSI
Rektor kampus UBSI, Mochammad Wahyudi (kanan) dan General Manager PT Sinergi Global Servis (SGS), Esther B Khaeng memperlihatkan MoU yang baru saja ditandatangani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) resmi meneken kerja sama (MoU) dengan  PT Sinergi Global Servis (SGS).

Penandatanganan ini dilakukan secara virtual melalui Zoom cloud meeting oleh Rektor kampus UBSI, Mochammad Wahyudi dan Esther B  Khaeng selaku General Manager PT Sinergi Global Servis (SGS), Kamis (17/12).

Penandatanganan  MoU itu turut dihadiri oleh Diah Puspitasari selaku wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Ani Wijayanti selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, I Ketut Martana selaku kepala Program Studi Administrasi Bisnis, Ida Zuniarti selaku Kepala Program Studi Manajemen, Tati Mardiana Kepala LSP BSI, Wina Widiati selaku Humas Universitas Bina Sarana Informatika, staf Prodi Administrasi Bisnis kampus UBSI & Tim PT Sinergi Global Servis (SGS).

PT Sinergi Global Servis (SGS) merupakan lembaga sertifikasi profesi yang mampu melaksanakan sertifikasi dan menjamin kredibilitas kompetensi dari sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang profesional menuju indonesia kompeten.

Rektor Universitas Bina Sarana Informatika, Mochammad Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan, serta tidak hanya sebatas MoU di atas kertas tetapi bisa diimplementasikan.

“Hal tersebut tentunya sejalan dengan upaya kampus UBSI khususnya pada Program Studi Administrasi Bisnis di mana mahasiswa dan dosen diwajibkan memiliki kemampuan dan keahlian yang sesuai dengan bidang keahliannya dalam bentuk kompetensi sebagaimana disematkan dalam undang-undang tentang sistem pendidikan nasional dan standar nasional pendidikan tinggi,” tuturnya melalui rilis, Kamis, (17/12).

Esther mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh tim dari UBSI yang mempercayakan kepada pihak SGS untuk dapat bekerja sama untuk pelatihan dan sertifikasi.

"Semoga kesepakatan ini akan mempunyai satu jalinan kerja  sama saling membantu dan bersama mewujudkan SDM Indonesia yang kompeten," harapnya.

Ia sangat menghargai UBSI yang mempercayakan SGS dalam kerja  sama ini. "Kami bangga dapat menjadi bagian dari kerja  sama ini demi menciptakan SDM Indonesia yang profesional dan kompeten," tandasnya.

Ani selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga berharap adanya kerja sama ini akan berdampak positif bagi kualitas dosen maupun  lulusan UBSI.

"Semoga penandatanganan kesepakatan ini akan mendorong peningkatan kualitas dosen dan lulusan yang mampu bersaing di dunia industri,” pungkas Ani.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi