Ahad 13 Dec 2020 16:35 WIB

Selama Desember, Petugas Makamkan 21 Jenazah Pasien Covid-19

Dari jumlah itu, 15 orang berstatus probable dan 35 orang terkonfirmasi positif Covid

Rep: Bayu Adji P/ Red: Friska Yolandha
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat, pemakaman jenazah pasien Covid-19 telah memakamkan 21 jenazah pasien Covid-19 selama Desember. Angka itu hampir setengah dari total keseluruhan tugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang telah ditangani BPBD Kota Tasikmalaya.
Foto: EPA-EFE/ADI WEDA
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat, pemakaman jenazah pasien Covid-19 telah memakamkan 21 jenazah pasien Covid-19 selama Desember. Angka itu hampir setengah dari total keseluruhan tugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang telah ditangani BPBD Kota Tasikmalaya.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat, pemakaman jenazah pasien Covid-19 telah memakamkan 21 jenazah pasien Covid-19 selama Desember. Angka itu hampir setengah dari total keseluruhan tugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang telah ditangani BPBD Kota Tasikmalaya.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi, BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman mengatakan, hingga Ahad (13/12) pihaknya sudah memakamkan lebih dari 50 jenazah pasien Covid-19. Namun, tak semua jenazah itu terkonfirmasi positif Covid-19. Beberapa di antaranya ada yang berstatus probable.

Puluhan jenazah yang dimakamkan bukan hanya berasal dari Kota Tasikmalaya. Seperti kemarin ada dari Ciamis, keluarganya meminta pemakaman di Kota Tasik. Ada juga dari Depok, dan Kabupaten Tasikmalaya," kata dia, Ahad.

Ia menambahkan, tugas prosesi pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan BPBF mengalami penambahan selama Desember. Ia menyebutkan, sejak 1 Desember pihaknya sudah melakukan pemakaman jenazah pasien Covid-19 sebaayak 21 kali. "Ditambah hari ini dua orang (yang meninggal)," kata dia.

 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga Ahad, total terdapat 50 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19. Sebanyak 15 orang berstatus probable dan 35 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengakui, terjadi penambahan kasus kematian akibat Covid-19 dalam beberapa waktu ke belakang. Kendati demikian, ia menyebutkan, angka kematian akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya masih berada di kisaran 3 persen. Meski potensi penambahan masih ada.

Ia mengatakan, dalam kondisi wabah, angka kematian memang tak bisa dihindari. Namun, pihaknya terus berupaya untuk menekan angka kematian semaksimal mungkin.

"Kita upayakan turunkan angka kematian ke 2 persen," kata dia.

Uus juga memgimbau agar masyarakat tetap waspada dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam setiap menjalani kegiatannya. Sebab, pandemi Covid-19 belum dapat diprediksi hingga kapan akan terjadi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement