Senin 07 Dec 2020 17:24 WIB

Inflasi di Purwokerto/Cilacap, Tertinggi di Jateng

Dibandingkan Jateng dan nasional, inflasi Purwokerto dan Cilacap jauh lebih tinggi.

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Fuji Pratiwi
Bank Indonesia (BI). Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyebut, Laju inflasi di Kota Purwokerto dan Cilacap pada November 2020, menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.
Foto: Republika/Prayogi
Bank Indonesia (BI). Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyebut, Laju inflasi di Kota Purwokerto dan Cilacap pada November 2020, menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Laju inflasi di Kota Purwokerto dan Cilacap pada November 2020, menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Samsun Hadi, menyebutkan, laju inflasi kedua kota tersebut mencatat angka yang sama yakni 3,9 persen secara bulanan (mtm). ''Dibanding kota-kota lain di Jateng, inflasi yang terjadi di Purwokerto dan Cilacap, merupakan yang tertinggi,'' kata Samsun, Senin (7/12).

Baca Juga

Bahkan dibandingkan laju inflasi rata-rata tingkat Jateng dan nasional, inflasi Purwokerto dan Cilacap terpantau jauh lebih tinggi. Rata-rata inflasi Jawa Tengah tercatat hanya tercatat 0,18 persen, sedangkan nasional 0,28 persen.

Dengan demikian, kata Samsun, dibanding kota-kota lain di Jateng, laju inflasi di Cilacap dan Purwokerto memang tercatat jauh lebih tinggi. Antara lain, Kota Semarang hanya mencatat inflasi 0,13 persen, Tegal 0,28 persen, Surakarta 0,17 persen, dan Kudus 0,24 persen.

Meski inflasi November 2020 tercatat cukup tinggi, Samsun menyatakan, laju inflasi Kota Purwokerto secara tahunan hanya tercatat sebesar 1,98 persen secara tahunan (yoy). Angka ini masih jauh di bawah rentang sasaran inflasi 2020 sebesar 3 persen±1 persen. Hal ini mengingat, selama rentang tahun 2020 ini tercatat ada beberapa bulan terjadi deflasi.

Demikian juga untuk Kota Cilacap, inflasi tahunan hanya tercatat sebesar 1,93 persen.  ''Capaian inflasi tahunan November 2020 juga lebih rendah dibandingkan rata-rata historis inflasi tahunan November selama tiga tahun terakhir yaitu sebesar 3,13 persen,'' kata Samsun.

Berdasarkan data tersebut, Samsun menyatakan, inflasi tahunan Kota Purwokerto dan Cilacap pada tahun 2020 diperkirakan lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya. Beberapa hal yang berpotensi menahan laju inflasi, antara lain terbatasnya konsumsi dan daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19, serta pasokan bahan pangan utama yang relatif mencukupi. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement