Jumat 23 Oct 2020 13:45 WIB

Wawali Yogya: Jihad Santri Selesaikan Pandemi

Santri diharapkan merespons kebiasaan baru.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat memanen di Kampung  Badran, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (25/7).
Foto: dok. Pemkot Yogyakarta
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat memanen di Kampung Badran, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (25/7).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, jihad santri saat ini yaitu menyelesaikan pandemi Covid-19. Hal ini ia katakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2020.

"Dulu jihad santri melawan penjajahan. Namun dalam waktu dekat ini, jihad santri adalah meyelesaikan kasus pandemi Covid-19 di Yogyakarta dan di Indonesia. Semua ini agar bisa melindungi dan menyelamatkan diri, keluarga, dan seluruh umat yang ada," kata Heroe belum lama ini.

Di masa pandemi ini, ia berharap agar santri merespons kebiasaan baru. Sehingga, di tengah keterbatasan aktivitas dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, diharapkan santri tetap berkarya.

"Kebiasan baru bisa menjadi alternatif untuk merespons kondisi yang kita hadapi bersama-sama. Maka dari itu, kita harus terus bergerak dan berkarya. Hal ini sebagaimana tema ulang tahun Kota Yogya, Tan Mingkuh Tumapak ing Jaman Anyar," ujarnya.

Indonesia hari ini memperingati Hari Santri 2020. Momen bersejarah ini diperingati setiap 22 Oktober sejak tahun 2015, seiring diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement