Selasa 06 Oct 2020 23:30 WIB

Milenial Papua Dilatih Penyuluh Gunakan Alsintan

Penyuluh pertanian melatih 25 siswa SMK Pertanian gunakan alsintan

Siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga antusias mengikuti pelatihan Alsintan didampingi penyuluh BPP KostraTani Harapan Jaya di Waropen, Papua
Foto: Kementan
Siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga antusias mengikuti pelatihan Alsintan didampingi penyuluh BPP KostraTani Harapan Jaya di Waropen, Papua

REPUBLIKA.CO.ID, WAROPEN -- Kementerian Pertanian meyakini Papua memiliki potensi, khususnya di sektor pertanian. Hanya saja potensi pertanian Papua sangat besar namun belum digarap belum maksimal. 

Saat ini para pemangku kepentingan sektor pertanian, khususnya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Provinsi Papua bergegas mendukung pembangunan pertanian. 

Hal itu diwujudkan oleh BPP KostraTani Harapan Jaya di Kabupaten Waropen, Papua melatih 25 siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga mengoperasikan alat mesin pertanian (Alsintan).

"Pelatihan Alsintan bagi siswa dalam upaya meningkatkan keterampilan siswa menerapkan ilmu dan keterampilan setelah lulus, mengenal teori dan praktik Alsintan," kata Zadrak Wopari, Kepala SMK Negeri Pertanian Wapoga.

Menurutnya, pelatihan Alsintan didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waropen, sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa pemerintah pusat dan daerah, pihak swasta, institusi pendidikan dan masyarakat harus bahu-membahu mendukung pembangunan pertanian.

“Pertanian tidak bisa merugi. Pertanian adalah solusi lapangan kerja. Hasil produksi pertanian berupa pangan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi setiap hari. Pangan adalah kebutuhan pokok manusia," kata Mentan.

Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian (BPPSDMP) menyadari peran generasi milenial di sektor pertanian sangatlah vital bagi pembangunan Indonesia.

Indonesia membutuhkan lebih banyak sosok milenial tangguh untuk memajukan sektor pertanian. "Kementan terus berupaya mencetak lebih banyak wirausahawan milenial berjiwa maju, mandiri dan modern," kata Dedi. 

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Waropen, Thomas Marini menyambut gembira dan instruksikan BPP KostraTani Harapan Jaya melatih siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga menggunakan Alsintan.

Menurut Thomas, BPP Harapan Jaya telah mengusung tugas digitalisasi pertanian dari Kementerian Pertanian RI selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani). 

Penyuluh pusat Kementan, Siti Nurjanah selaku pembina penyuluhan pertanian Provinsi Papua mengatakan bahwa penyuluh BPP Harapan Jaya, Erwin Minai dan Rasim ditugasi mendampingi 25 siswa SMK Negeri Pertanian Wapoga berlatih menggunakan Alsintan.

"Kegiatan praktik siswa memanfaatkan Alsintan dari Poktan Sumber Rejeki untuk menggunakan traktor tangan," katanya.

Zadrak Wopari atas nama SMK Negeri Pertanian Wapoga mengaku sangat puas atas bimbingan penyuluh BPP Harapan Jaya bagi siswanya berlatih Alsintan."Para siswa tampak antusias dan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan Alsintan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement