Senin 05 Oct 2020 17:13 WIB

Audiensi Mahasiswa UBB Berbuah Kolaborasi dengan Pemprov

Pemprov memberikan perhatian tinggi atas perhatian mahasiswa guna membantu petani

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menerima audiensi yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/10).
Foto: istimewa
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menerima audiensi yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/10).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG--Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menerima audiensi yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/10).

Audiensi dilakukan melalui diskusi oleh pihak mahasiswa guna membahas problematika yang terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam hal ini masalah pertanian seperti harga lada, sawit dan karet, Hutan Tanam Industri (HTI) PT BRS di Bangka Barat, serta Hak Guna Usaha (HGU) yang dikuasai korporasi besar sehingga berpengaruh terhadap kondisi ekologis Babel.

Kegiatan diskusi dilakukan dengan suasana aman dan nyaman, pihak mahasiswa dan perwakilan Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung bergantian menyampaikan pendapatnya satu sama lain.  “Saya sudah menyimak tadi, saya memberikan perhatian yang tinggi atas perhatian mahasiswa guna membantu petani agar bertani secara nyaman dan aman,” ungkap Wagub Abdul Fatah.

Dalam diskusi dijelaskan bahwa, problematika yang dihadapi oleh masyarakat Babel saat ini sudah diupayakan penyelesaiannya oleh pemprov. Namun, beberapa problematika yang didiskusikan belum mendapat penyelesaian terkait kewenangan yang tidak dimiliki oleh Pemprov. Babel.

Oleh karena itu, sambil mengatasi permasalahan tersebut, Pemprov. Babel yang diwakili oleh Karo Bidang Pemerintahan Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel, dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Babel menjelaskan beberapa alternatif penyelesaian seperti membantu kebutuhan petani dari mulai penyediaan bibit hingga obat untuk mendapat kualitas produk yang baik serta pengalihan lahan untuk ketahanan pangan yang akan dikelola masyarakat.

Menanggapi hal ini, agar ada aksi tindak lanjut dan tidak berhenti pada diskusi kali ini maka, Wagub Abdul Fatah mengajak para perwakilan mahasiswa untuk sama-sama bergerak dan saling mengawasi sebagai langkah kongkret.

“Secara teknis nantinya untuk melihat serta membangun lebih jauh komunikasi dengan masyarakat, ini ada kolaborasi antara pihak pemerintah dengan perwakilan mahasiswa untuk mencermati secara spesifik mengenai masalah lahan-lahan yang disebutkan tadi,” ungkapnya.

Usai melakukan diskusi, para perwakilan mahasiswa bersama Karo Pemerintahan Pemprov. Kepulauan Babel, M. Haris AR menandatangani press release bahan audiensi dari perwakilan mahasiswa Universitas Bangka Belitung.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement