Kamis 01 Oct 2020 22:58 WIB

Positif Covid-19 Kaltim Bertambah 113 Kasus

Akumulasi terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kaltim sudah mencapai 8.782 kasus

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).
Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur terus merangkak naik dengan adanya tambahan sebanyak 113 kasus terkonfirmasi positif. Laporan tersebut berdasarkan rilis harian satuan tugas Covid-19 wilayah setempat, Kamis (1/10).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak menyampaikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kaltim sudah mencapai 8.782 kasus.

"Tambahan kasus baru tersebar di Kutai Barat 5 kasus, Kutai Kartanegara 64 kasus, Kutai Timur 19 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 25 kasus dan Bontang 17 kasus," beber Andi Muhammad Ishak menyampaikan rilis harian di Samarinda.

Menurut Andi Muhammad Ishak bahwa potensi bertambahnya kasus masih terbuka lebar mengingat masih terdapat 8.669 kasus yang menunggu hasil pemeriksaan swab (baik dari laboratorium PCR pemerintah maupun swasta).

 

Sementara untuk kasus sembuh dilaporkan bertambah sebanyak 108 kasus yang tersebar di Berau 15 kasus, Kutai Timur 4 kasus, Paser 1 kasus, Balikpapan 56 kasus, Bontang 3 kasus, dan Samarinda 29 kasus.

Untuk tambahan kasus meninggal dilaporkan bertambah sebanyak 20 kasus dengan rincian di Kutai Kartanegara 3 kasus, Balikpapan 13 kasus, Bontang 1 kasus, dan Samarinda 3 kasus.

Andi menambahkan tambahan kasus meninggal tersebut di antaranya merupakan calon Wali Kota Bontang pada Pilkada 2020 yakni Adi Dharma.

Dalam dua hari terakhir tercatat tambahan kasus meninggal cukup besar, yakni dalam hitungan 20 kasus, sehingga menjadikan total kasus meninggal sebanyak 352 kasus.

Menurut Andi Muhammad Ishak, total kasus positif Covid-19 di Provinsi Kaltim sebanyak 8.782 kasus dengan rincian 5.880 kasus dinyatakan sembuh, 2550 kasus masih menjalani perawatan dan 352 kasus dilaporkan meninggal dunia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement