Kamis 10 Sep 2020 09:52 WIB

Nakes Asal Indramayu Positif Covid-19 Bertambah Lima Orang

Total terkonfirmasi positif Covid-19 di Indramayu mencapai 109 orang.

Rep: Lilis sri handayani/ Red: Esthi Maharani
Tenaga kesehatan mengikuti pengambilan sampel swab
Foto: Republika/Febrian Fachri
Tenaga kesehatan mengikuti pengambilan sampel swab

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Tenaga kesehatan (nakes) asal Kabupaten Indramayu yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, menyebutkan, ada lima nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kelima nakes itu masing-masing Tn EW (43 tahun) asal Kecamatan Bangodua, Tn MIA (29 tahun) asal Kecamatan Indramayu, Tn HRN (52 tahun) dari Kecamatan Sindang, Ny IW (54 tahun) asal Kecamatan Jatibarang, dan Ny IS (37 tahun) dari Kecamatan Indramayu.

Deden menjelaskan, Tn EW merupakan seorang fisioterapi di RSJ Harapan Kita Jakarta. Berdasarkan riwayat kontaknya, yang bersangkutan adalah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi yang ada di RS tempatnya bekerja.

Pemeriksaan swab terhadap Tn EW telah dilakukan pada 4 September 2020. Hasil pemeriksaan keluar pada 8 September 2020 dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

‘’Pasien sudah masuk isolasi di Jakarta, dan kontak erat terdapat tujuh orang,’’ ujar Deden, Kamis (10/9).

Selanjutnya untuk Tn MIA, sehari-hari bertugas sebagai dokter di Puskesmas Juntinyuat. Namun yang bersangkutan baru pulang setelah melakukan perjalanan dari Padang untuk acara pemakaman orang tuanya.

Telah dilakukan pengambilan swab  pada 4 September 2020 dan hasilnya keluar pada 8 September 2020 dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Yang bersangkutan telah melakukan isolasi mandiri dan telah dilakukan tracing terdapat 73 orang kontak erat.

Deden menambahkan, penambahan pasien nakes berikutnya adalah Tn HRN yang berprofesi sebagai dokter, Ny IW seorang bidang, dan Ny IS seorang medical record. Ketiganya merupakan pegawai RSUD Indramayu.

‘’Mereka bertiga merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi dari pegawai RSUD sebelumnya. Tidak ada riwayat perjalanan ke luar kota,’’ terang Deden.

Pengambilan swab dilaksanakan pada 4 September 2020. Hasil pemeriksaan keluar pada 8 September 2020 yang menyatakan terkonfirmasi Covid-19.

‘’Pasien telah menjalani isolasi di RSUD Indramayu, dan kontak erat masih didata,’’ terang Deden.

Tak hanya kelima nakes, terdapat pula penambahan satu kasus terkonfirmasi positif lainnya yakni seorang anak berumur empat tahun asal Kecamatan Krangkeng. Anak itu merupakan kontak erat dari orang tuanya yang terkonfirmasi di Depok.

Saat ini, pasien anak itu sudah masuk ruang isolasi di RSUD Indramayu. Untuk pendataan kontak eratnya hingga kini masih dilakukan.

Dengan adanya penambahan enam kasus baru tersebut, maka perkembangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu sampai dengan Rabu (9/9) total terkonfirmasi mencapai 109 orang. Dari jumlah itu, meninggal tujuh orang, sembuh 78 orang, dan masih perawatan sebanyak 24 orang.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement