Senin 07 Sep 2020 13:45 WIB

Bupati dan Pegawai Setda Cirebon Di-swab Massal

Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus mengalami lonjakan. 

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Bupati Cirebon, Imron, menjalani swab test, Senin (7/9).
Foto: Humas Pemkab Cirebon
Bupati Cirebon, Imron, menjalani swab test, Senin (7/9).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Seluruh pegawai di lingkungan Setda Kabupaten Cirebon menjalani pemeriksaan swab massal, Senin (7/9). Kantor setda pun ditutup sementara selama tiga hari setelah adanya lima pegawainya yang positif Covid-19.

Para pegawai di lingkungan setda itu menjalani pemeriksaan swab di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Mereka berasal dari unit kerja/Bagian Kesra, Bagian Pemerintahan, Bagian Humas, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian, Bagian Daandalbang, Bagian SDA, Bagian AKP, Bagian Organisasi dan Bagian Umum termasuk petugas taman, sopir dan pegawai yang bertugas di rumah dinas wakil bupati serta sekda.

Kegiatan pemeriksaan swab itu dilakukan sesuai bagian/unit kerja masing-masing secara terjadwal. "Bagi pegawai yang berhalangan hadir dengan alasan apapun, akan tetap dilaksanakan swab test susulan karena hal ini bersifat wajib," tegas Kepala Dinas Kesehatan, Enny Suhaeni, Senin (7/9).

Untuk hasil pemeriksaan, jika menggunakan PCR biasa, akan diketahui lima sampai enam jam. Sedangkan jika menggunakan PCR Portable, hasil dapat diketahui dalam waktu 45 menit.

Selain pegawai di lingkungan setda, pemeriksaan swab massal dalam waktu bersamaan juga dilakukan terhadap Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, istri bupati, sekda dan para pejabat eselon II. Namun, mereka menjalani pemeriksaan swab di Pendopo Kabupaten Cirebon.

"Hasil swab Pak Bupati, Ibu Bupati, Pak sekda dan para Asisten, alhamdulilah negatif,’’ tukas Enny.

Enny menyatakan, hasil pemeriksaan swab massal terhadap bupati dan para pejabat itu bisa cepat diketahui karena menggunakan PCR Portable. Hasil cepat itupun sangat dibutuhkan karena bupati sudah ada agenda untuk meresmikan RS Pasar Minggu pada Senin (7/9) pagi. "Dengan PCR Portable, 45 menit hasilnya sudah keluar," ujar Enny.

Sementara itu, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus mengalami lonjakan. Hingga Senin (7/9), jumlah total kasus terkonfirmasi positif telah mencapai 360 kasus. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 28 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Dari total 360 kasus itu, pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit/menjalani isolasi mandiri mencapai 213 orang, pasien sembuh 130 orang dan meninggal dunia 17 orang. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement