Jumat 04 Sep 2020 22:17 WIB

Kualifikasi Piala Menpora Esports 2020 Disambut Antusias

Final kloter pertama sudah ditonton lebih dari 200 ribu kali,

Jumpa pers virtual Piala Menpora Esports 2020 AXIS.
Foto: Dok. Kem
Jumpa pers virtual Piala Menpora Esports 2020 AXIS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minat masyarakat untuk menonton babak kualifikasi turnamen yang saat ini masih berlangsung terbilang cukup tinggi, yakni tembus 200 ribu penonton.

“Sedikit update. Kemarin ketika live streaming babak final kloter pertama sudah ditonton lebih dari 200 ribu kali,” ungkap Ketua Pelaksana Piala Menpora Esports 2020 Giring Ganesha menyebut bahwa dalam temu media virtual di Jakarta, Jumat (4/9).

Baca Juga

Jumlah tersebut, menurut Giring, bisa dibilang tinggi untuk sebuah siaran langsung turnamen esports nasional yang pesertanya terdiri dari kalangan pelajar dan mahasiswa, bukan atlet esports profesional.

“Padahal bisa dilihat yang bermain adalah adik-adik kita di SMP, SMA, dan kuliah,” kata dia menambahkan.

Giring pun mengaku antusias dengan babak kualifikasi kloter berikutnya yang masih berlangsung.

Piala Menpora Esports 2020 merupakan kompetisi esports yang bertujuan menjaring talenta-talenta muda dari kalangan pelajar yang masih duduk di bangku SMP, SMA dan universitas yang bisa menjadi atlet esports profesional di masa mendatang.

Selain itu, beberapa tim esports profesional pun akan turut memantau para pemain yang dinilai berpotensi serta bisa direkrut secara profesional.

Piala Menpora Esports 2020 yang mempertandingkan gim Mobile Legends: Bang Bang itu sudah berlangsung sejak Agustus dan berhasil menarik animo peserta yang sangat tinggi.

Di babak kualifikasi, ada 2.048 tim esports yang daftar. Dari jumlah tersebut nantinya mereka akan dibagi ke dalam empat kloter yang terdiri atas 512 tim per kloter.

Para pemain akan bertanding 5 vs 5 untuk terus melaju ke babak berikutnya. Sebanyak delapan tim terbaik dari empat kloter akan bertemu di babak Grand Final pada 3-4 Oktober untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp150 juta.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement