Selasa 11 Aug 2020 23:59 WIB

Pemprov Kaltim Gandeng Telkom Penuhi Kuota Bagi Pelajar

Telkom akan mengurangi harga berdasar klaster di Kaltim antara 50 sampai 70 persen

Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh secara daring dengan siswanya (ilustrasi). Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia wilayah setempat dalam upaya membantu pemenuhan kuota internet bagi pelajar di massa pandemi COVID-19.
Foto: ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh secara daring dengan siswanya (ilustrasi). Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia wilayah setempat dalam upaya membantu pemenuhan kuota internet bagi pelajar di massa pandemi COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia wilayah setempat dalam upaya membantu pemenuhan kuota internet bagi pelajar di massa pandemi COVID-19.

Penandatangan MoU Pemprov Kaltim dengan PT. Telkom dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa. "Kerja sama ini dilakukan untuk meringankan beban para orang tua dengan mendapatkan kuota yang bebas dalam proses belajar mengajar melalui daring di tengah pandemi COVID-19,” kata Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Isran menegaskan, dunia pendidikan tidak boleh diabaikan dan pendidikan di masa pandemi COVID-19 harus mendapat perhatian, sehingga proses belajar mengajar bisa tetap terlaksana dengan baik walaupun melalui jarak jauh atau daring.

“Bantuan kuota internet ini, dapat membantu para siswa dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar, sehingga kegiatan pendidikan di Kaltim terus berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama,” tandas Isran.

Untuk mekanismenya, lanjut Isran, PT Telkom sudah mengurangi harga memberikan diskon berdasarkan klaster antara 50 persen sampai 70 persen. Sedangkan sisanya akan dibantu pembiayaannya oleh pemerintah daerah melalui APBD Perubahan tahun 2020.

“Untuk realisasinya, secepatnya dilaksanakan. Namun, harus segera dibahas dengan DPRD pada anggaran perubahan. Dalam pelaksanaan agar sesuai aturan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita akan minta pandangan kejaksaan," jelas Isran Noor.

Ketua DPRD Kaltim H Makmur HAPK, sangat mendukung kerja sama antara Pemprov Kaltim dengan PT Telkom, dalam upaya membantu para siswa dan mahasiswa untuk mendapatkan kuota internet.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement