Ahad 09 Aug 2020 13:09 WIB

Seleksi Calon Paskibraka di Indramayu Dibatalkan

Pengibaran dan penurunan bendera pusaka hanya akan dilakukan oleh tiga orang Paskibra

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Paskibraka melakukan latihan (Ilustrasi)
Paskibraka melakukan latihan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Indramayu pada tahun ini terpaksa dibatalkan. Hal itu karena adanya perubahan dalam upacara puncak Peringatan HUT Ke-75 Republik Indonesia seiring masih merebaknya pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Indramayu, Jahirin, menjelaskan, pembatalan seleksi calon Paskibraka tersebut dilakukan setelah adanya SE Mensesneg dan SE Kemenpora yang mengatur tentang Pedoman HUT Ke-75 Republik Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Jahirin menerangkan, pada tahun ini, pengibaran dan penurunan bendera pusaka hanya akan dilakukan oleh tiga orang Paskibraka. Mereka berasal dari cadangan Paskibraka 2019 lalu.

"Dengan adanya perubahan ini, secara otomatis seleksi Paskibraka tahun 2020 kita batalkan dan kita menggunakan Paskibraka tahun 2019," kata Jahirin, di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin.

Jahirin menambahkan, sebenarnya seleksi Paskibraka tahun 2020 telah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Kegiatan itu diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SLTA/SMK/MA sederajat dan menghasilkan putra-puteri terbaik yang akan masuk dalam pasukan inti Paskibraka.

Namun, saat ini seleksi calon Paskibraka terpaksa dibatalkan. Pemkab Indramayu harus menyesuaikan dengan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat mengenai hal tersebut. "Kami mohon maaf atas pembatalan ini," tutur Jahirin.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Seleksi Calon Paskibraka tahun 2020 Kabupaten Indramayu, Galih Kristanto. Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada para kepala sekolah SMA/SMK/MA sederajat, yang telah mengirimkan siswa/siswi terbaiknya untuk mengikuti seleksi.

Permohonan maaf juga disampaikan kepada orangtua yang telah mengijinkan dan mendorong putra/putrinya  untuk mengikuti seleksi tersebut. Begitu pula para peserta seleksi yang telah berkorban waktu, tenaga dan pikiran untuk mengikuti seleksi.

Galih menegaskan, yang akan bertugas untuk upacara puncak Peringatan HUT Ke-75 Repbulik Indonesia tingkat Kabupaten adalah Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Indramayu 2019 sebanyak delapan orang.

Mereka terdiri dari petugas pengibar (pagi) tiga orang (dua putra dan satu putri) ditambah satu orang cadangan serta petugas penurun (sore) sebanyak tiga orang (dua putra dan satu putri) ditambah satu orang cadangan.

"Kami harus menyesuaikan dengan surat edaran yang telah dikeluarkan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara minimalis. Sekali lagi kami mohon maaf," tandas Galih. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement