Jumat 24 Jul 2020 22:38 WIB

64 Pasien Covid-19 di Banjarnegara Dinyatakan Sembuh

Saat ini di Banjarnegara terdapat total 88 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

64 Pasien Covid-19 di Banjarnegara Dinyatakan Sembuh (ilustrasi).
Foto: MgIT03
64 Pasien Covid-19 di Banjarnegara Dinyatakan Sembuh (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,BANJARNEGARA -- Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah,Budhi Sarwono menginformasikan bahwa 64 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah setempat telah dinyatakan sembuh.

"Berdasarkan data terbaru, pada saat ini di Banjarnegara terdapat total 88 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, dari 88 pasien tersebut 64 di antaranya telah dinyatakan sembuh, dua orang meninggal dunia dan 22 orang lainnya masih dalam perawatan," katanya di Banjarnegara, Jumat (24/7).

Dia menambahkan bahwa pada saat ini juga terdapat lima orang dengan hasil tes cepat reaktif namun masih menunggu hasil tes usap untuk konfirmasi lebih lanjut.

Bupati menambahkan meskipun jumlah pasien sembuh terus bertambah namun penambahan kasus Covid-19 di wilayah ini juga masih terjadi. "Dengan masih terjadinya penambahan jumlah kasus Covid-19 maka menunjukkan bahwa penyebaran virus masih terjadi sehingga masyarakat kami imbau untuk selalu waspada dan bijaksana dalam beraktivitas," katanya.

 

Dia mengajak masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru. "Kita harus tetap produktif selama pandemi namun kita harus melaksanakan protokol kesehatan demi kebaikan kita bersama," katanya.

Dia berharap dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru,masyarakat bisa tetap produktif namun aman dari kemungkinan paparan Covid-19. "Adaptasi kebiasaan baru dengan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, selalu jaga jarak, selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan pakai sabun serta jangan berkerumun," katanya.

Bupati juga kembali menegaskan bahwa salah satu kunci penting dalam mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan. "Marilah bersama-sama kita terapkan ptotokol kesehatan di Banjarnegara guna melindungi diri dan juga melindungi keluarga kita," katanya.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement