Kamis 23 Jul 2020 18:05 WIB

DIY Tambah 10 Kasus Baru Covid-19, Termasuk Nakes

Nakes yang positif Covid-19 di DIY adalah warga Bantul.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Indira Rezkisari
Virus corona dalam tampilan mikroskopik (ilustrasi). Seorang nakes di DIY masuk daftar kasus positif Covid-19.
Foto: EPA/CDC
Virus corona dalam tampilan mikroskopik (ilustrasi). Seorang nakes di DIY masuk daftar kasus positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah di DIY. Pada 23 Juli 2020 ini, dilaporkan adanya satu nakes positif.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih, mengatakan ada tambahan 10 kasus baru pada 23 juli, satu termasuk nakes tersebut. Sehingga, total kasus positif di DIY hingga saat ini sudah mencapai 496 kasus.

Baca Juga

Nakes tersebut merupakan warga Kabupaten Bantul, dengan jenis kelamin perempuan dan berumur 28 tahun. Nakes ini diketahui positif dari hasil skrining terhadap petugas kesehatan yang dilakukan oleh Dinkes Bantul.

Sementara, sembilan kasus baru lainnya terdiri dari dua warga Kota Yogyakarta, enam warga Kabupaten Sleman dan satu warga Bantul. Dua warga Kota Yogyakarta yakni laki-laki dengan umur sembilan tahun dan 26 tahun.

"Riwayat yang berumur sembilan tahun masih dalam penelusuran dan satu warga Kota Yogyakarta lainnya memiliki riwayat kontak dengan kasus positif sebelumnya yang bernomor 361," kata Berty, Kamis (23/7).

Enam warga Sleman juga memiliki riwayat kontak dengan kasus positif yang sudah ada sebelumnya. Mereka yakni perempuan berumur 26 tahun yang kontak dengan kasus 375.

Selain itu, laki-laki dan dua perempuan yang ketiganya berumur 30 tahun dan memiliki riwayat kontak yang sama dengan kasus 389. Sedangkan, dua warga lainnya merupakan perempuan berumur tiga tahun yang kontak dengan kasus 391 dan laki-laki berumur 47 tahun yang kontak dengan kasus 384.

"Satu warga Bantul yang juga dilaporkan positif pada 23 Juli ini berjenis kelamin laki-laki dengan umur 26 tahun. Kasus ini merupakan hasil tracing kontak dari kasus nomor 361," ujar Berty.

Selain adanya kasus baru, Berty juga melaporkan empat kasus yang sudah dinyatakan sembuh pada 23 Juli ini. Sehingga, total kesembuhan kasus positif ini sudah mencapai 336 atau 67,7 persen di DIY.

"Laporan kesembuhan kasus positif ada kasus nomor 385, 418,411 dan 409 di DIY. Masing-masingnya terdiri dari satu warga Kulon Progo, dua warga Sleman dan satu warga Bantul," jelas Berty.

Berty juga mengatakan, pada 23 Juli ini dilaporkan adanya satu kasus positif yang meninggal dunia. Satu kasus ini memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Kasus positif yang meninggal dunia ini merupakan warga Kota Yogyakarta yang berjenis kelamin laki-laki dan umur 77 tahun. Berty menyebut, kasus meninggal dunia ini memiliki penyakit jantung.

Didapatkannya tambahan kasus baru dan kesembuhan kasus positif ini merupakan pemeriksaan terhadap 493 sampel. Berty menyebut, 493 sampel tersebut terdiri dari 339 orang yang diperiksa usai menjalani tes swab.

"Satu PDP juga dilaporkan meninggal dunia dalam proses laboratorium. PDP ini merupakan perempuan yang berumur 77 tahun dan memiliki komorbid strok, serta sudah menjalani tes swab," kata Berty.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement