Rabu 22 Jul 2020 09:48 WIB

Pemkot Tasikmalaya Klaim Kasus Covid-19 Terkendali

Total 60 kasus terkonfirmasi positif, tinggal dua orang yang masih dalam perawatan

Rep: Bayu Adji P/ Red: Hiru Muhammad
Warga menjalani rapid tes Covid-19 di Pasar Pancasila Kota Tasikmalaya, Rabu (10/6).
Foto: istimewa
Warga menjalani rapid tes Covid-19 di Pasar Pancasila Kota Tasikmalaya, Rabu (10/6).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA--Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mengklaim kasus Covid-19 di wilayahnya dapat dikendalikan. Klaim itu didasari data Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, di mana dari 60 kasus terkonfirmasi positif hanya ada dua kasus kematian.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, penyebaran Covid-19 cenderung masih terkendali. Namun, dalam sepekan terakhir tetap terjadi penambahan kasus positif Covid-19.  "Sejumlah kasus baru yang terkonfirmasi adalah nakes (tenaga kesehatan). Namun hasilnya sudah sembuh (negatif)," kata dia, Rabu (22/7).

Ia mengatakan, dari total 60 kasus terkonfirmasi positif, hanya tinggal dua orang yang masih dalam perawatan. Sementara 55 orang dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia. 

Kendati diklaim terkendali, berdasarkan evaluasi terakhir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kota Tasikmalaya masih termasuk ke dalam wilayah zona kuning (risiko rendah). Namun, Uus optimistis penanganan dapat terus dilakukan dengan baik."Kita harus membangun optimistis. Kita terus lakukan tracing, test, dan treatment," kata dia.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Apalagi, lanjut dia, aktivitas masyarakat sudah kembali seperti biasa. Namun protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan."Supaya covid-19 dapat segera dapat ditangani dan kasus menjadi nol. Target kita menjadi zona hijau," kata dia.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement