Jumat 10 Jul 2020 23:30 WIB

Pemkot Pariaman Gandeng Milenial Manfaatkan Lahan Tidur

Sebagian besar lahan tidur di Pariaman dimiliki oleh perantau.

Pemkot Pariaman Gandeng Milenial Manfaatkan Lahan Tidur (ilustrasi)
Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Pemkot Pariaman Gandeng Milenial Manfaatkan Lahan Tidur (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,KOTA PARIAMAN -- Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat menggandeng kaum milenial untuk memanfaatkan sekitar 338 hektare lahan tidur di daerah itu guna mewujudkan ketahanan pangan hadapi pandemi Covid-19.

"Sekarang banyak generasi muda di Pariaman mulai bertani dan hal ini merupakan keuntungan bagi Kota Pariaman," kata Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat penanaman sayur di demplot generasi milenial bertani di Desa Padang Biriak-biriak, Kecamatan Pariaman Utara, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan keuntungan yang dimaksud tersebut mulai dari dapat memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang selama ini distok dari luar daerah hingga meningkatkan pendapatan, serta menciptakan ketahanan pangan.

Apalagi, lanjutnya saat ini ada pandemi Covid-19 yang berakibat pada pertumbuhan perekonomian warga sehingga sektor pertanian menjadi jawaban permasalahan ekonomi yang dihadapi. "Untuk itu diperlukan pengolahan lahan tidur di Kota Pariaman," ujarnya.

Ia menyampaikan sebagian besar lahan tidur tersebut dimiliki oleh perantau yang menurutnya lahan itu dapat digunakan untuk ditanam oleh generasi milenial dan mengkoordinasikannya dengan pemiliknya. "Nanti bisa saja keuntungannya dengan cara bagi hasil," lanjutnya.

Ia menambahkan dengan lahan tidur dimanfaatkan maka juga dapat mempercantik Kota Pariaman karena seluruh lahan terkelola dengan baik.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril mengatakan pihaknya akan membantu petani milenial di daerah itu dalam bertani. "Kami mendorong petani dan kepala desa untuk menjalin komunikasi dengan pemilik lahan sehingga lahan tidur di Pariaman dapat dimanfaatkan," kata dia.

Ia menyebutkan pada tahun ini baru sekitar 40 persen lahan tidur yang termanfaatkan ditanam berbagai jenis tanaman sedangkan sisanya masih dalam proses sehingga pemiliknya mau memanfaatkan lahannya.

Ia menambahkan jumlah kelompok tani di daerah itu saat ini mencapai 127 kelompok yang bergerak berbagai bidang di antaranya di bidang peternakan, hortikultura, dan tanaman bunga.

Sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman, terus berupaya memperkuat ketahanan pangan daerah guna menghadapi dampak pandemi Covid-19. "Pemkot bersama DPRD Pariaman sudah sepakat mengembangkan ketahanan pangan," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar usai Rapat Paripurna DPRD Pariaman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 dengan tema "Pariaman Tangguh Produktif".

Ia menambahkan melalui ketahanan pangan pihaknya mendorong warga agar memanfaatkan lahan tidur sehingga daerah itu menjadi produktif dan dapat memenuhi pangan secara mandiri.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement