Jumat 03 Jul 2020 18:05 WIB

Ponpes Darussalam sebagai Ponpes Tangguh Pandemi

Selaian keamanan, Ponpes Darussalam juga didukung aspek protokol kesehatan.

Rep: S Bowo Pribadi / Red: Agus Yulianto
Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono bersama Pengasuh Ponpes Darussalam, KH Murodi meninjau beberapa fasilitas Ponpes Tangguh, di lingkungan Ponpes Darussalam, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (3/7). Polres Semarang canangkan Ponpes Darussalam sebagai Ponpes Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Foto: Republika/bowo pribadi
Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono bersama Pengasuh Ponpes Darussalam, KH Murodi meninjau beberapa fasilitas Ponpes Tangguh, di lingkungan Ponpes Darussalam, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (3/7). Polres Semarang canangkan Ponpes Darussalam sebagai Ponpes Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Polres Semarang mencanangkan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Gebugan, Kabupaten Semarang sebagai percontohan Ponpes Tangguh Covid-19. Karenanya, polres mendorong kesiapan pondok pesantren (ponpes) dalam menyesuaikan protokol kesehatan new normal. 

Pencanangan Ponpes Darussalam sebagai Ponpes Tangguh Nusantara Candi Polres Semarang ini dilakukan oleh Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono bersama dengan Pengasuh Ponpes Darussalam Gebugan, KH Murodi, bertempat di aula ponpes setempat, Jumat (3/7).

Menurut Kapolres, pencanangan Ponpes Tangguh Nusantara Candi Polres Semarang ini merupakan kelanjutan dari pencanangan Kampung Tangguh serta Pasar Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sekarang, Polres Semarang mencanangkan Ponpes Darussalam Gebugan sebagai Popes Tangguh di Kabupaten Semarang. “Tujuan pencanangan ini untuk mengispirasi agar setiap ponpes yang ada di Kabupaten mempersiapkan diri menghadapi era new normal di lingkungannya,” ungkap  Gatot.

photo
Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono bersama Pengasuh Ponpes Darussalam, KH Murodi meninjau beberapa fasilitas Ponpes Tangguh, di lingkungan Ponpes Darussalam, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (3/7). Polres Semarang canangkan Ponpes Darussalam sebagai Ponpes Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19. - (Republika/bowo pribadi)

Kapolres juga menjelaskan, ada tiga aspek utama ponpes tangguh yang diinisiasi oleh Polres Semarang dalam menindaklanjuti instruksi Pimpinan Polri guna menghadapi era new normal di tengah situasi pandemi Covid-19 tersebut.

Yakni tangguh dalam menjaga keamanan lingkungan pondok, tangguh kesehatan yang memenuhi standar protokol kesehatan new normal, serta tangguh perekonomian guna mendukung ketahanan pangan seluruh warga ponpes.

“Saat ini, ke-tiga aspek tangguh tersebut sudah dimiliki oleh Ponpes Darussalam, Gebugan, yang diasuh KH Murodi dan hari ini dicanangkan di Kabupaten Semarang ini,” tambahnya, usai pencanangan.

Gatot juga menyampaikan, dari sekian banyak ponpes yang ada di wilayah Kabupaten Semarang, dimungkinan masih ada ponpes lain yang telah memenuhi ketiga aspek ‘ketangguhan’ tersebut.

Namun, apa yang sudah dilakukan Polres Semarang bersama dengan Ponpes Darussalam Gebugan ini diharapkan bisa menginspirasi ponpes yang lain dalam mempersiapkan diri menghadapi penerapan new normal pandemi Covid-19.

Pengasuh Ponpes Darussalam Gebugan, KH Murodi menyampaikan saat ini santrinya yang sudah kembali ke pondok baru mereka yang berasal dari lingkup Kabupaten Semarang.

Sementara, untuk santri dari kabupaten lain dan bahkan santri dari luar daerah seperti Kalimantan dan Sumatera belum kembali ke pondok. “Sehingga, total santri yang saat ini sudah berada di pondok bar sekitar 1.000 orang,” katanya.

Murodi juga menyampaikan, total jumlah santri di Ponpes Darussalam Gebugan 2.000 lebih santri. Selain belajar di pondok mereka juga para santri yang menempuh pendidikan formal, MI, MTs serta SMK Kesehatan Darussalam.

Selama ini ponpes Darussalam sudah melaksanakan protokol kesehatan untuk menyesesuaikan dengan new normal, seperti ada kewajiban tes suhu badan bagi santri, kewajiban cuci tangan, pemakaianmasker serta menerapkan pengaturan jaga jarak di lingkungan pondok.

Ponpes ini juga menyiapkan posko Covid-19 ponpes tangguh dan ruang karantina mandiri berlantai dua bagi para santri.

Murodi juga mengapresiasi dukungan Polres Semarang yang turut membantu mendukung Ponpes Darussalam dalam mewujudkan ponpes tangguh. “Ini penting bagi lingkungan Ponpes Darussalam dalam mempersiapkan diri menuju new normal,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement