Senin 22 Jun 2020 00:10 WIB

Komunitas Tenis Meja Terima Bantuan dari Pengkot PTMSI Jakut

Ada 150 atlet dan 25 wasit tenis meja Jakut terdampak pandemi.

Penyerahan bantuan sembako oleh Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jakarta Utara (Jakut)  untuk para atlet dan wasit.
Foto: Dok. Pri
Penyerahan bantuan sembako oleh Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jakarta Utara (Jakut) untuk para atlet dan wasit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jakarta Utara (Jakut) menyalurkan bantuan bagi komunitas tenis meja, yang hampir 4 bulan tidak berkompetisi akibat pendemi virus corona. Ada 150 atlet dan wasit dari 25 Persatuan Tenis Meja (PTM) se-Jakarta Utara menerima bantuan berupa sembako. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian, yang diharapkan dapat meringankan beban para atlet dan wasit selama pandemi Covid-19. 

Demi meminimalisir penularan virus corona, pemberian150 paket bantuan diberikan melalui perwakilan atlet dan pelatih.

"Bantuan ini merupakan kepedulian pengurus Pengkot PTMSI Jakarta Utara kepada 150 atlet dan wasit yang hampir empat bulan tidak melakuakan kompetisi di karena pademi covid 19," ujar Dr. Victor Pudjiadi selaku penasehat PB PTMSI Sunter, Jakut, Ahad (21/7).

Dalam sambutannya, Victor mengatakan, pada masa pandek covid 19 ini jangan pernah meninggalkan kewajibannya seorang atlet untuk tetap berolah berolahraga.

"Masa pandemi Covid 19 tidak ada alasan bagi seorang atlet  untuk tidak berolahraga cukup di rumah dengan melakukan latihan-latihan ringan untuk  menjaga kondisi agar tetap fit dan sehat," ujar sosok yang juga merupakan penasehat Pengkot PTMSI Jakut ini.

Sekjen PB PTMSI Busman Zainuddin mengeklaim, sejauh ini, pemberian bantuan yang dilakukan oleh Pengkot PTMSI Jakut adalah satu-satunya yang dilakukan oleh cabor tingkat kota.

"Saya sangat mengapresiasi kepedulian yang dilakukan oleh pengurus. Mudah-mudahan ini dapat diikuti oleh pengkot lain atau PTM. Sehingga ajang ini bukan hanya sekadar kepedulian sesama namun juga menjadi ajang silaturahim jadi dapat menanamkan semangat juara di kalangan atlet tenis meja," tegas Busman.

Ketua Pengkot Jakut Tatang Cahyono menjelaskan, menyambut new normal atau masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi pengurus telah melakukan  berbagai upaya agar tenis meja di wilayah Jakarta Utara ini tetap eksis. Salahsatunya, dengan melakukan permohonan tempat latihan bagi atlet.

"Alhamdulillah pengkot PTMSI Jakarta Utara mendapat  fasilitas untuk menggunakan Gor Sunter  dan Gor Tanjung Priok sebagai lokasi latihan," ujar Tatang.

Berita Lainnya

Rekomendasi