Jumat 05 Jun 2020 15:28 WIB

Hari Jadi Pemkot Solo Usung Tema Gotong Royong Lawan Corona

Hari Jadi Pemkot Solo usung tema Gotong Royong Lawan Corona.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Bayu Hermawan
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo
Foto: Antara
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Pemerintah Kota Solo akan memperingati Hari Jadi ke-74 tahun pada 16 Juni 2020 di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Sebagian besar agenda kegiatan peringatan hari jadi yang biasanya digelar pada tahun-tahun sebelumnya terpaksa dihilangkan.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan, Hari Jadi ke-74 Pemkot Solo mengusung tema "Mantap Gotong Royong Melawan Corona". "Dengan pola hidup yang baru, ini dengan pola hidup gotong royong. Gotong royong itu tidak harus mengeluarkan duit. Dengan tenaga, pikiran, dan waktu itu sudah ikut gotong royong untuk melakukan pencegahan paparan virus Corona," ujar Wali Kota kepada wartawan, Kamis (4/6).

Baca Juga

Hadi mencontohkan, gotong royong untuk mengingatkan menggunakan masker, mengingatkan jaga jarak, dan mengingatkan cuci tangan pakai sabun. Jika ada warga yang di depan rumahnya belum ada tempat cucu tangan maka masyarakat bergotong royong untuk menyiapkan tempat cuci tangan. 

"Itu sangat efektif untuk siaga Covid-19 dalam menghadapi new normal," katanya.

Melalui gotong royong tersebut, Pemkot ingin agar semua warganya disiplin dan rajin terutama memakai masker. Sebab, ketika terpaksa berdesak-desakan, kalau memakai masker itu masih bisa menolong. "Kedua, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk pola hidup bersih dan sehat. Meluas, tidak hanya di kampung. Di sekolahan pun saya akan bentuk murid tanggap dan peduli Covid-19," jelasnya.

Terkait agenda Hari Jadi Pemkot, ada beberapa kegiatan yang digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Agenda-agenda tersebut digelar setelah Pemkot menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur aktivitas masyarakat di masa transisi pandemi Covid-19

"Saya usulkan untuk ada senam bersama, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Habis itu kita jalan sehat tetep memperhatikan protokol kesehatan, bisa tidak kita memberi contoh, lha itu yang akan kita lakukan," ucapnya.

Wali Kota menambahkan, banyak agenda yang dihilangkan pada peringatan Hari Jadi tahun ini, seperti pertunjukan kesenian dan budaya. Sedangkan agenda yang masih tetap dilaksanakan seperti ziarah makam wali kota terdahulu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement