Selasa 26 May 2020 17:54 WIB

Sempat ke Jakarta, Pedagang Sayur Meninggal Positif Corona

Pasien sempat dirawat inap di klinik Jakarta sebelum pulang ke Indramayu.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Yudha Manggala P Putra
Petugas medis menangani pasien diduga terjangkit corona (ilustrasi).
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Petugas medis menangani pasien diduga terjangkit corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu kembali bertambah. Kali ini, penambahan kasus berasal dari seorang pedagang sayur yang sempat dari Jakarta dan menjalani rawat inap.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara mengatakan, penambahan kasus itu diketahui setelah pihaknya menerima hasil pemeriksaan swab dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unswagati Cirebon, pada Sabtu (23/5) kemarin.

"Pasien yang terkonfirmasi positif tersebut yakni Tn TJ (46), dari Kecamatan Tukdana. Pasien tersebut merupakan pedagang sayur yang selalu pulang pergi Jakarta,’’ kata Deden, Selasa (26/5).

Deden menjelaskan, pada 20 Mei 2020, pasien tersebut pulang dari Jakarta dalam keadaan sakit sejak satu minggu sebelumnya. Bahkan, pasien sudah mengalami rawat inap di salah satu klinik di Jakarta selama dua hari.

Pasien kemudian memutuskan pulang ke Kabupaten Indramayu. Setelah menurunkan istri dan anaknya di rumah, pasien tersebut langsung ke RSUD Indramayu dengan keluhan demam, nyeri tenggorokan, nyeri menelan, batuk dan sesak nafas.

"Pasien selanjutnya dilakukan perawatan di ruang isolasi dan pengambilan swab pada 21 Mei 2020. Dan di hari yang sama, pasien meninggal dunia dengan diagnosa pneumonia sepsis ec Covid-19,’’ terang Deden.

Pada 23 Mei 2020, Tim Gugus Tugas Kabupaten Indramayu menerima hasil pemeriksaan swab pasien tersebut. Hasilnya, pasien terkonfirmasi positif Covid-19. "Kasus terkonfirmasi itu adalah kasus imported case,’’ terang Deden.

Dengan hasil tersebut, Deden menyatakan, pihaknya sudah melakukan tracing dan tracking terhadap kontak erat pasien tersebut dan langsung melakukan rapid test pada Sabtu (23/5). Hal itu dilanjutkan dengan pengambilan swab pada kontak erat tersebut pada Selasa (26/5).

Deden menambahkan, dengan penambahan kasus tersebut, maka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu sejak 8 April sampai dengan hari ini berjumlah 15 orang. Dari jumlah itu, tiga orang sembuh, tiga orang meninggal, dan sembilan orang masih dalam perawatan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement