Jumat 15 May 2020 04:17 WIB

Bermodal Tabungan, Berbagi Masker ke Lansia

Di tengah keterbatasan Dila tergerak membantu dan mengedukasi lansia soal cegah wabah

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Yudha Manggala P Putra
Aksi bagi-bagi masker ke kalangan lansia di jalanan Kota Sukabumi, Kamis (14/5).
Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Aksi bagi-bagi masker ke kalangan lansia di jalanan Kota Sukabumi, Kamis (14/5).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Beragam cara dilakukan oleh warga untuk membantu penanganan Covid-19. Tak terkecuali dilakukan oleh warga secara perorangan.

Misalnya dilakukan Dila Novianti (24 tahun) warga Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi yang tergerak hatinya untuk membantu memberikan masker kepada kalangan lanjut usia (lansia). Meskipun di tengah keterbatasan, namun sosok wanita muda berjilbab ini merasa terpanggil untuk memberikan masker ke rumah-rumah warga yang ada di perkampungan.

''Saat keliling kampung banyak lansia yang tidak pakai masker, padahal mereka juga rentan terkena Covid-19,'' ujar Dila Novianti yang sering disapa Ovi, Kamis (14/5). Hal ini yang menjadi pemicu baginya untuk membeli masker dari hasil tabungannya yang dibagikan kepada warga khususnya lansia.

Kalangan lansia kata Ovi, belum mengetahui pentingnya masker dalam pencegahan penyebaran Corona. Bahkan untuk memakai masker pun terkadang banyak lansia yang belum mengetahuinya.

''Jadi sambil bagi-bagi masker memberikan edukasi kepada lansia,'' ujar Ovi yang sehari-harinya bekerja sebagai tenaga honorer di pemda Kota Sukabumi. Pembagian masker ini dilakukannya setelah pulang kerja dan menyusur perkampungan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Selain masker ungkap Ovi, ia juga membagikan paket sembako untuk membantu warga lansia yang kurang mampu. ''Pada saat bagi-bagi masker pernah disangka tukang dagang asongan masker,'' cetus dia menceritakan suka dukanya berbagi masker. Padahal masker itu dibagikan secara gratis.

Alhamdulillah terang Ovi, setelah dijelaskan tentang pentingnya menggunakan masker warga akhirnya mengerti. Di mana banyak warga mendoakan kebaikan kepadanya.

Ovi menuturkan, aksi bagi-bagi masker ini sudah dilakukannya sebelum memasuki bulan Ramadhan. Pada saat bulan puasa kegiatan bagi-bagi masker dan sembako terus dilanjutkan.

''Walaupun sendiri tapi tetap semangat karena niatnya ibadah dan membantu sesama,'' imbuh Ovi. Ia berharap kepeduliannya sedikit membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sukabumi.

Apalagi lanjut Ovi, saat ini kasus Covid-19 di daerahnya mengalami penambahan. Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 menyebutkan, jumlah warga yang positif corona mencapai 57 orang.

''Saya hanya berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu,'' imbuh Ovi. Sehingga warga bisa kembali ceria dan beraktivitas seperti biasa.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, pemkot memberikan apresiasi atas kontibusi berbagai pihak baik perorangan maupun komunitas serta lembaga dalam penanganan Covid-19. '' Karena jadi pandemi, maka pemkot tidak bisa menanganinya sendiri membutuhkan kolaborasi dengan semua kalangan,'' cetus dia.

Fahmi berharap, dengan adanya kebersamaan dengan warga maka pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu. Salah satunya dengan berdoa dan turut aktif membantu pencegahan penyebaran Corona.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement