Senin 04 May 2020 09:54 WIB

Dua Balita di Riau Terpapar Covid-19

Kedua balita diduga terpapar keluarga mereka yang baru datang dari klaster penularan.

Dua anak berusia di bawah lima tahun atau balita di Provinsi Riau dikonfirmasi positif terserang Covid-19 menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang disiarkan Senin (4/5).
Foto: Antara/M Ibnu Chazar
Dua anak berusia di bawah lima tahun atau balita di Provinsi Riau dikonfirmasi positif terserang Covid-19 menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang disiarkan Senin (4/5).

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Dua anak berusia di bawah lima tahun atau balita di Provinsi Riau dikonfirmasi positif terserang Covid-19 menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang disiarkan Senin (4/5). Penyebab balita pasien Covid-19 yang ke-29 dan ke-47 tersebut tertular virus corona belum diketahui pasti.

Orang tua balita pasien ke-47 mengakui sudah mengikuti pertemuan Tenaga Kesehatan Teladan di Kota Dumai. Ini merupakan salah satu klaster penularan Covid-19 di Riau.

Baca Juga

"Orangtuanya hadir di acara Nakes, dilakukan (pemeriksaan) swab hasilnya negatif. Kita belum bisa memastikan dari mana sumber penularan anak tersebut, banyak kemungkinan-kemungkinannya," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Indra Yovi.

Balita pasien ke-29 juga berasal dari Dumai. Anak berusia dua tahun itu diduga tertular virus corona dari kakeknya, pasien Covid-19 yang ke-27 asal Kecamatan Dumai Kota. Kakek tersebut punya riwayat perjalanan dari Bekasi, Provinsi Jawa Barat, salah satu daerah penularan virus corona.

Balita tersebut kini kondisinya stabil dan tidak sebagaimana pasien dewasa. Dia boleh ditemani oleh orang tua selama menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit.

Orang tua yang mendampingi pasien Covid-19 harus mengenakan alat pelindung diri lengkap dan menandatangani surat pernyataan. “Salah satu dari orangtuanya diizinkan menemani anak tersebut di ruang isolasi tapi tentu dengan perlindungan APD untuk orangtuanya dan pernyataan kalau ada risiko terpapar virus dari anaknya yang dia jaga di ruang isolasi,” kata Indra.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement