REPUBLIKA.CO.ID,LEBAK -- Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Lebak, Banten dilaporkan meninggal dunia, Sabtu (2/5).
"Kondisi PDP itu cukup parah dan kini menunggu hasil laboratorium di Jakarta," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Banten, Sabtu.
Selama ini, pihaknya bekerja keras agar masyarakat dapat mentaati aturan pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid -19, di antaranya jaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan tidak mendatangi keramaian.
Selain itu juga masyarakat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat serta rajin berolahraga. Berdasarkan laman "siagacovid19lebakkab.go.id", Sabtu (2/5) kasus PDP tercatat 15 orang terdiri dari sembilan berstatus pengawasan, lima orang aman dan seorang meninggal dunia.
Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 496 orang terdiri dari 34 orang berstatus pemantauan dan 462 orang berstatus aman serta 39 orang berstatus orang tanpa gejala (OTG).