Ahad 19 Apr 2020 06:05 WIB

Di Depok, 16 Orang Meninggal, 173 Orang Positif Covid-19

Jumlah itu berdasarkan data yang dirilis pada 18 April 2020.

Rep: Rusdy Nurdiansyah / Red: Agus Yulianto
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.
Foto: Rusdy Nurdiansyah /Republika
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok kembali meng-update perkembangan penyebaran virus Corona (Covid-19). Berdasarkan data yang dirilis pada 18 April 2020, korban meninggal bertambah menjadi 16 orang dan terkonfirmasi positif bertambah menjadi 173 orang. 

"Jumlah pasien positif yang sembuh sebanyak 12 orang,” ujar juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (18/4).

Dia mengutarakan, untuk jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang sehari sebelumnya berjumlah 748 orang, bertambah menjadi 788 orang dan sebanyak 36 orang selesai pemantauan serta 752 orang masih dalam pemantauan.

"Selanjutnya, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) yang sehari sebelumnya berjumlah 845 orang, bertambah menjadi 865 orang dan 184 orang selesai pengawasan serta 681 orang masih dalam pengawasan," terang Dadang.

Berikutnya, lanjut Dadang, yakni orang dalam pemantauan (ODP) yang sehari sebelumnya berjumlah 2.445 orang bertambah menjadi 2.490 orang. Selesai dipantau 585 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 1.905 orang. 

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 40 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes," ucap Dadang. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement