Senin 13 Apr 2020 23:37 WIB

Warga Binaan Lapas Padang Produksi Masker dan APB

Warga binaan diberdayakan produksi masker dan APD.

Seorang warga binaan membuat masker kain (ILustrasi)
Foto: Antara/Aswaddy Hamid
Seorang warga binaan membuat masker kain (ILustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang, Sumatera Barat (Sumbar), diberdayakan dengan membuat masker dan alat pelindung diri (APD) di tengah pandemi COVID-19.

"Pembuatan masker dan APD ini dilakukan setelah Lapas menjalinkerja sama dengan pihak ketiga, sudah berjalan sekitar satu minggu," kata Kepala Lapas Padang Arimin1 by di Padang, Senin (13/4).

Ia mengatakan dalam satu hari setidaknya warga binaan mampu membuat 80-100 masker, dan 5-10 unit APD jika bahan mencukupi.

Masker tersebut terbuat dari bahan kain, sementara APD menggunakan bahan dari spunbondatau furing.

Ia mengatakan barang yang diperlukan untuk membuat barang itu dipasok oleh pihak ketiga.

"Mereka memasok bahan dan memberikan contoh masker dan baju yang akan dibuat ke warga binaan yang sebelumnya juga telah memiliki keterampilan menjahit," katanya.

Selain itu pemasaran produk yang telah dihasilkan oleh warga binaan juga dilaksanakan oleh pihak ketiga.

"Jadi warga binaan sifatnya hanya membuat saja, ada 15 warga binaan yang ikut dalam proses produksi ini," katanya.

Ia menjelaskan sebelumnya para warga binaan itu juga telah mendapat pelatihan dan membuat sejumlah produk dari Lapas Padang.

"Warga binaan mendapatkan ongkos pembuatan masker dan baju APD dari pihak ketiga yang diserahkan melalui Lapas Padang," katanya.

Pada bagian lain, saat ini pihak Lapas Padang telah mengeluarkan 95 warga binaan dari penjara usai menerima asimilasi terkait COVID-19.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement