Senin 13 Apr 2020 06:42 WIB

Sayurbox: Permintaan Produk Pertanian Naik Lima Kali Lipat

Sayurbox mengalami lonjakan permintaan produk pertanian sejak WFH.

Sayurbox mengalami lonjakan permintaan produk pertanian sejak WFH.
Foto: Sayurbox
Sayurbox mengalami lonjakan permintaan produk pertanian sejak WFH.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahan rintisan penjual aneka bahan pangan secara daring, Sayurbox, berupaya menambah mitra petani untuk memenuhi permintaan. Hal itu dilakukan seiring meningkatnya jumlah pemesanan di tengah penerapan bekerja dari rumah (work from home/WFH).

"Dengan adanya lonjakan permintaan, kami harus bekerja lebih keras untuk dapat menjangkau lebih banyak petani lokal yang tersebar di seluruh Indonesia untuk dapat kami bantu distribusikan ke masyarakat," ujar Head of Communications Sayurbox Oshin Hernis ketika dihubungi, di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Selama WFH, Oshin mengaku terjadi lonjakan permintaan terhadap produk pertanian sebanyak lima kali dibandingkan situasi normal atau sebelum adanya wabah Covid-19. Dengan kebijakan pemerintah untuk meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas di luar rumah dan untuk tetap tinggal #dirumahsaja, masyarakat harus tetap memenuhi kebutuhan tanpa repot keluar rumah.

"Kenaikannya lima kali lipat dari jumlah pemesanan sebelum WFH berlaku," ungkapnya.

Kondisi itu, menurut Oshin, juga membuat pihaknya bekerja lebih keras di masa pandemi ini, tanpa mengabaikan keamanan luar biasa untuk tim di lapangan. Meski mengalami lonjakan permintaan, Oshin mengatakan, bahan baku masih tersedia sesuai dengan permintaan konsumen.

"Apabila pada hari H produk yang diinginkan tidak tersedia oleh petani kami, pelanggan kami tawarkan untuk pergantian produk pada pemesanan selanjutnya atau pengembalian pembayaran sesuai jumlah produk yang dibeli," katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan, Oshin menyampaikan, pihaknya memiliki ketentuan dengan pengiriman H+4 pada saat pandemi ini berlangsung dari sebelumnya H+1 pengiriman.

"Hal ini juga untuk memberikan pengertian kepada customer kami, agar dapat menempatkan pemesanan untuk kebutuhan satu minggu ke depan sehingga tim kami di lapangan juga dapat bekerja lebih efektif dalam pembagian jadwal pengiriman yang diinginkan," kata dia.

Oshin mengemukakan buah-buahan seperti jeruk dan sayur brokoli mengalami permintaan cukup tinggi, karena dipercaya masyarakat mengandung vitamin C tinggi. Selain itu, produk 'ijoijo' katering sehatnya juga mengalami peningkatan pembelian dari sebelumnya.

Meski terdapat beberapa pembatasan kegiatan, Oshin mengapresiasi kebijakan pemerintah yang tidak membatasi lalu lintas logistik.

"Terlebih lagi, Sayurbox juga masuk ke program 10 Rumah Aman Pemerintah, hal ini membuat kami harus bekerja ekstra untuk memenuhi ekspektasi masyarakat ke depannya," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement