Sabtu 04 Apr 2020 05:40 WIB

Pasien Positif Corona di Garut Bertambah Jadi Dua Orang

Pasien tak dirawat di rumah sakit, ia melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Friska Yolandha
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengonfirmasi kasus pasien positif corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) baru di wilayahnya. Dengan begitu, saat ini terdapat dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut.
Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengonfirmasi kasus pasien positif corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) baru di wilayahnya. Dengan begitu, saat ini terdapat dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengonfirmasi kasus pasien positif corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) baru di wilayahnya. Dengan begitu, saat ini terdapat dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut.

"Kasus kedua, sudah dinyatakan positif. Dari hasil swab positif," kata Helmi saat dihubungi wartawan, Jumat (3/4) malam.

Baca Juga

Ia menyebutkan, pasien kedua yang positif Covid-19 itu merupakan warga Kecamatan Garut Kota. Menurut dia, saat ini pasien dalam kondisi baik. Pasien tak dirawat di rumah sakit, melainkan melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Helmi belum bisa memastikan sumber virus yang terpapar dalam tubuh warganya itu. Namun, tim medis masih terus melakukan tracing dan pendataan.

"Baru besok akan tracing, apakah tertular di luar Garut atau dari orang luar yang datang ke Garut," kata dia.

Helmi menambahkan, petugas akan segera melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah pasien. Pihaknya juga akan rapid diagnostic test (RDT) kepada warga di sekitar rumah pasien.

Sebelumnya, berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut hingga Jumat pukul 18.00 WIB, terdapat 1.331 kasus orang dalam pemantauan (ODP), 17 kasus pasien dalam pengawasan (PDP), dan satu pasien positif Covid-19. Dengan dikonfirmasinya satu pasien positif lainnya pada Jumat malam, total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi dua orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement