Rabu 01 Apr 2020 17:54 WIB

Pengemudi Mobil Meninggal dalam Kecelakaan Beruntun

Pengemudi mobil Mercy dan VW pun sedang dimintai keterangan.

Rep: Flori Sidebang/ Red: Bilal Ramadhan
Ilustrasi Tabrakan Mobil
Foto: Antara/Yudhi Mahatma
Ilustrasi Tabrakan Mobil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pengemudi mobil Toyota Avanza yang belum diketahui identitasnya, meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Tol Dalam Kota, arah Slipi, Selasa (31/3) sore. Pengemudi itu meninggal dunia lantaran tidak sempat menyelamatkan diri dari dalam mobilnya dengan nomor polisi B 1100 CKY yang terbakar akibat kecelakaan itu.

"Pengemudi kendaraan Avanza yang meninggal dunia identisasnya belum diketahui,"  kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu (1/4).

Yusri menambahkan, insiden itu tepatnya terjadi di KM 14 Jalur A atau out ramp Taman Anggrek. Dia menjelaskan, awalnya, mobil Avabza yang dikendarai korban itu sedang melintas di lajur satu.

Kemudian, sambung dia, di lajur dua terdapat mobil VW dengan nomor polisi B 1029 EGX yang dikemudikan Raines. Sementara itu, ada mobil jenis Mercy yang dikendarai Jason Fernando berada di jalur satu dan berusaha mendahului mobil Avanza.

Namun, mobil Mercy dengan nomor pelat B 1251 PLP itu justru malah menabrak mobil VW yang melintas di sebelah kanannya. "Kemudian kendaraan VW menabrak pagar gadril sebelah kanan terpelanting hingga 100 meter dengan posisi terakhir di bahu jalan. Kemudian, kendaraan Mercy hilang kendali hingga menabrak kendaraan Avanza," ujar Yusri.

Akibat kecelakaan itu, kata dia, mobil Avanza itu terbakar di lokasi kejadian. Pengemudi yang berada di dalam pun tidak sempat menyelamatkan diri dan meninggal dunia.

Yusri menyebut, hingga saat ini polisi sedang menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun itu. Pengemudi mobil Mercy dan VW pun sedang dimintai keterangan. Sedangkan mobil keduanya pun juga mengalami rusak berat akibat insiden itu.

"Kendaraan Mercy dan VW mengalami rusak berat pada body. Kendaraan Avanza terbakar beserta pengemudinya," ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement