Rabu 01 Apr 2020 17:48 WIB

PMI Kota Tangerang Layani Donor ke Rumah Warga

Ini program untuk mempermudah masyarakat yang ingin berdonor.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mengambil sampel darah warga yang mendonorkan darahnya lewat bus donor darah keliling di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). PMI Solo memberikan masker dan hand sanitazer gratis kepada pendonor darah sebagai fasilitas untuk donor darah sukarela terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19 di Kota Solo
Foto: Antara/Mohammad Ayudha
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mengambil sampel darah warga yang mendonorkan darahnya lewat bus donor darah keliling di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). PMI Solo memberikan masker dan hand sanitazer gratis kepada pendonor darah sebagai fasilitas untuk donor darah sukarela terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19 di Kota Solo

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang memberikan kemudahan pelayanan kepada para pendonor darah di tengah wabah COVID-19 dengan mendatangi rumah-rumah dan antar-jemput pendonor. Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang David H Sidabutar dalam keterangan resminya, Rabu (1/4) menuturkan, layanan mendatangi donor kerumah dan antar-jemput donor darah dilakukan untuk memenuhi stok darah yang saat ini sudah mulai berkurang yang ada di PMI Kota Tangerang untuk persediaan darah perharinya.

"Ini program untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya dalam keadaan physical distancing. Dengan cara seperti ini, masyarakat tidak perlu takut untuk donor darah dan juga dapat memenuhi stok darah," ujarnya.

Baca Juga

Program ini terus diberlakukan selama masa pembatasan kontak sosial namun tidak menutup kemungkinan akan terus dilakukan selama masa bekerja di rumah karena dianggap berdampak positif bagi persediaan darah. "Jadi masyarakat tidak perlu bingung atau malas datang ke PMI Kota Tangerang dengan adanya kebijakan dari pemerintah tentang Work From Home (WFH), karena dengan jumlah 8 sampai 20 calon donor kami akan mendatangi ke rumah-rumah kalian," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa persediaan darah memasuki bulan puasa ini kian menyusut dalam setiap pekannya. "Jadi ketentuan mendatangi ke rumah-rumah dan antar-jemput donor jumlah minimal delapan hingga 20 orang. Bisa dari unsur komunitas, warga, remaja masjid, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan," imbuhnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement