Rabu 18 Mar 2020 06:55 WIB

RSUD Kraton Pekalongan Isolasi Dua PDP

RSUD Kraton Pekalongan mengisolasi dua pasien PDP, Selasa (17/3)

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
RSUD Kraton Pekalongan mengisolasi dua pasien PDP, Selasa (17/3). Ilustrasi.
Foto: Antara/M Agung Rajasa
RSUD Kraton Pekalongan mengisolasi dua pasien PDP, Selasa (17/3). Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton Kabupaten Pekalongan mengisolasi dua pasien dalam pengawasan (PDP) diduga terkait COVID-19 pada Selasa (17/3). Keterangan ini disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

"Ada dua yang masuk dalam pengawasan di ruang isolasi RSUD Kraton Pekalongan karena kita memiliki rumah sakit rujukan untuk COVID-19," katanya di Pekalongan, Selasa (17/3).

Baca Juga

Menurut dia, dua orang berusia sekitar 60 hingga 70 tahun yang masuk ruang isolasi itu berasal dari Kabupaten Pemalang. Kendati demikian, menurutnya warga Kabupaten Pekalongan tidak perlu panik karena kondisi wilayah masih aman dari penyebaran virus corona.

"Saat ini kondisi kesehatan pasien semakin membaik setelah mendapat penanganan medis oleh pihak rumah sakit," jelas Asip.

Ia mengatakan saat ini pemkab masih melakukan pantauan terhadap 36 warga karena mereka memiliki riwayat bepergian ke sejumlah negara. Antara lain seperti Hong Kong, Malaysia, dan Thailand.

"Kita masih terus melakukan memantau warga yang berstatus ODP sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus COVID-19," katanya. Selain itu, pemkab juga menyiapkan layanan crisis center yang berada di kantor Sekretariat Daerah (Setda).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement