Selasa 17 Mar 2020 09:44 WIB

55 Anggota DPRD Kabupaten Bogor akan Jalani Tes Corona

Seluruh ruangan anggota DPRD juga disemprot disinfektan.

DPRD kabupaten Bogor(dprd.bogorkab.go.id)
Foto: dprd.bogorkab.go.id
DPRD kabupaten Bogor(dprd.bogorkab.go.id)

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Sebanyak 55 anggota DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan menjalani tes kesehatan secara massal di Gedung DPRD, Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat. Hal ini karena ada kekhawatiran terpapar virus corona atau COVID-19.

"Kita akan agendakan Kamis (19/3), mengetes virus corona, kita undang dari RSUD Cibinong untuk datang langsung ke DPRD melakukan pengecekan semua anggota dewan," ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Selasa (17/3).

Menurutnya hal itu merupakan langkah antisipasi, bercermin pada salah satu anggota Kabinet Indonesia Maju yang terserang COVID-19, yakni Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

"Kita akan pastikan nanti, bahwa yang di DPRD apakah positif atau tidak. Karena, masyarakat hari ini melihat terhadap ciri-ciri viruscorona. Hal ini bentuk bahwa kita sedang memerangi virus yang ganas tersebut," terang politisi Partai Gerindra itu.

Rudy juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menyemprotkan disinfektan di seluruh ruangan DPRD Kabupaten Bogor, pada hari yang sama.

“Mulai kemarin kan, setiap yang masuk gedung dewan diberikan hand sanitizer juga dicek suhu tubuhnya. Ke depan harus di berikan disinfektan. Karena banyak ruangan di sini siapa saja yang berkunjung,” tutur Rudy.

Di samping itu, menurutnya upaya mencegah penularan COVID-19 juga dilakukan dengan cara menunda segala kegiatan studi banding ke luar daerah selama dua pekan.

Politisi Gerindra ini mengaku tidak bisa menghentikan total segala kegiatan DPRD. Karena dia khawatir aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor tidak terakomodir jika 14 hari tanpa kegiatan.

“Kalau 14 hari tidak ada kegiatan sama sekali. Yang mengakomodir aspirasi masyarakat siapa? Kalau kunjungan dari masyarakat Kabupaten Bogor tetap kita terima, hanya jumlah orangnya dikurangi,” kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement