Jumat 13 Mar 2020 10:00 WIB

Pandemi Corona, Anies Buat Podcast untuk Jamaah Shalat Jumat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat podcast untuk jamaah shalat Jumat.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Reiny Dwinanda
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat podcast berisi pesan untuk jamaah shalat Jumat dan takmir masjid mengenai kewaspadaan penyebaran virus corona.
Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat podcast berisi pesan untuk jamaah shalat Jumat dan takmir masjid mengenai kewaspadaan penyebaran virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pesan kepada seluruh umat Islam di Jakarta menjelang pelaksanaan sholat Jumat (13/3) terkait pencegahan penyebaran penyakit akibat infeksi virus corona tipe baru, Covid-19. Pesan itu juga terkait dengan status pandemi yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam pesannya Anies menyerukan agar setiap jamaah menghindari kontak langsung dengan jamaah lain serta membawa alat shalat sendiri. Di samping itu, pengurus takmir masjid diminta untuk menyediakan fasilitas kebersihan yang memadai, seperti sabun pembersih tangan dan senantiasa menjaga kebersihan masjid.

Baca Juga

Berikut pesan Anies dalam podcast-nya yang diterima wartawan:

"Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Saya, Anies Baswedan, pada hari Jumat yang baik ini saya menyampaikan sebuah pesan kewaspadan untuk umat Islam di Jakarta, khususnya menjelang kegiatan salat Jumat (13/3) pada siang hari ini.

Seperti kita ketahui badan kesehatan dunia WHO telah mengumukan bahwa penyakit Covid-19 kini telah menjadi epidemi global. Di Indonesia dan di Jakarta pula kasusnya masih terus bertambah.

Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam pernah bersabda, jika kalian berada di sebuah tempat yang terserang wabah, maka janganlah kalian keluar darinya. Apabila kalian mendengar wabah itu di suatu tempat, maka janganlah kalian mendatanginya.

Umar Bin Khattab pernah mengatakan bahwa menghindari wabah bukanlah lari dari takdir Allah SWT, tapi berpindah dari satu takdir Allah SWT kepada takdir Allah SWT yang lain. Oleh karena itu kewaspadaan terhadap wabah ini harus kita tingkatkan.

Prinsipnya memang sederhana, jangan panik, tapi jangan pula menganggap enteng. Jangan meremehkan. Maka dari itu, saudaraku umat Islam di Jakarta, harap memperhatikan beberapa pesan berikut ini:

- Pertama, saat berjamaah shalat Jumat dan kegiatan shalat jamaah lainnya di masjid, bawalah sajadah sendiri atau bawa sapu tangan untuk alas sujud.

- Kedua, cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah kegiatan shalat Jumat.

- Ketiga, untuk sementara waktu hindari jabat tangan, hindari cium pipi, gunakan metode lain untuk saling menyapa tanpa harus bersentuhan.

- Keempat, bila sedang flu dan batuk maka gunakan masker dan bila tiba-tiba akan batuk atau bersin maka tutupi mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lipatan siku tangan.

Kemudian kepada para pengurus masjid, saya berpesan: Pertama, pada saat pengumuman, selalu selipkan pesan kewaspadan tentang wabah ini. Kepada seluruh jamaah ingatkan untuk rajin cuci tangan dengan sabun dan hindari sentuhan fisik untuk sementara waktu.

Kedua, bantu jamaah dengan menyediakan sabun di area-area wudhu. Ketiga, berpesan untuk mengingatkan agar proses pembersihan masjid ditingkatkan dan terus ditingkatkan. Hal ini amat penting sekali.

Mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan sebagai wujud tanggung jawab kita atas keselamatan seluruh warga Jakarta, mari kita tingkatkan doa dan tawakal kepada Allah semoga kota Jakarta kita terhindar dari cobaan dan wabah ini.

Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement