Rabu 04 Mar 2020 19:50 WIB

Wilayah Terdampak Longsor Tasikmalaya Kembali Dapat Dilalui

BPBD Tasikmalaya menyebut jembatan yang terdampak longsor telah difungsikan

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Jembatan yang terdampak longsor di Kabupaten Tasikmalaya telah dapat difungsikan kembali pada Rabu (4/3).
Foto: dok. BPBD Kabupaten Tasikmalaya
Jembatan yang terdampak longsor di Kabupaten Tasikmalaya telah dapat difungsikan kembali pada Rabu (4/3).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Akses ratusan warga yang terisolasi di Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu dan Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, telah terbuka, pada Rabu (4/3). Kendaraan yang sebelumnya tak bisa melintas ke wilayah itu kini telah dapat dilalui.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengatakan, sejak Rabu pagi jembatan yang terputus terdampak longsor yang terjadi pada Jumat (28/2), telah dapat difungsikan kembali. Jembatan yang sebelumnya tertimbun longsor telah dibersihkan dari sisa material longsor.

"Kondisi terakhir jalan sudah terbuka. Material longsoran yang sudah dibereskan oleh alat berat," kata dia saat dihubungi Republika, Rabu (4/3).

Menurut dia, kendaraan roda dua telah dapat melintasi jembatan itu. Jika dipaksakan, kendaraan roda empat juga dapat melintas. Bagian jembatan yang sebelumnya dibongkar untuk menyalurkan air sungai telah disambung kembali dengan kayu.

Namun, kendaraan belum dapat melintas dengan normal. Sebab, alat berat masih berada di lokasi untuk membersihkan sisa material di samping jembatan dan mencari korban hilang yang belum ditemukan.

Irwan mengimbau, warga yang melintas jembatan itu tetap mesti waspada. Pasalnya, material longsoran masih tersisa di samping jembatan.

"Sampingnya masih ada material masih banyak. Tapi sudah rata dengan jalan," kata dia.

Sebelumnya, sekira 170 kepala keluarga (KK) atau 610 jiwa warga terisolasi akibat longsor yang terjadi pada Jumat pagi menutup akses jemabatan. Tim di lapangan sempat membuat jembatan darurat untuk akses warga melintas sementara. Jembatan darurat itu kini tak lagi digunakan karena jembatan telah kembali dapat digunakan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement