Sabtu 29 Feb 2020 05:13 WIB

Sukabumi Percantik Taman Kota Lewat Mural

Keberadaan ruang terbuka publik di Kota Sukabumi akan ditata lebih indah.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Gita Amanda
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melakukan aksi bersih-bersih sampaj di jalanan sebagai awal tanda diluncurkan adalah Gerakan Sukabumi Cinta Lingkungan (Sukabumi Cling) dan Sukabumi cegah, pilah, dan olah (Ceu Piah).
Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melakukan aksi bersih-bersih sampaj di jalanan sebagai awal tanda diluncurkan adalah Gerakan Sukabumi Cinta Lingkungan (Sukabumi Cling) dan Sukabumi cegah, pilah, dan olah (Ceu Piah).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kota Sukabumi berbenah menata taman kota agar tampil indah dan menarik. Hal ini dilakukan dengan membuat mural di di dinding atau tembok.

'' Keberadaan ruang terbuka publik di Kota Sukabumi akan ditata lebih indah dan cantik dengan keberadaan mural,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi disela-sela melakukan goresan pertama mural di Taman Cikondang, Kecamatan Citamiang, Jumat (28/2).

Aktivitas itu juga menjadi ajang kreativitas para pemuda sebagai generasi milenial dalam menyalurkan bakat seninya. Di mana dilibatkan penggiar mural dari Bandung dan pelajar Sukabumi

Salah satu titik yang akan lebih berwarna memang Taman Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Sehingga harapannya ruang terbuka publik yang awalnya kurang menarik menjadi lebih menarik dengan hadirnya mural.

Seperti diketahui Mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya. Fahmi mengatakan, mural membutuhkan media tidak bisa disembarang tempat. Sehingga dibutuhkan tempat khusus seperti di Taman Cikondang.

Wali kota berharap aksi mural ini menjadi kebiasaan atau budaya bukan corat coret atau aksi vandalisme di dinding yang mengotori. Di mana mural ini seni dan ada nilai estetika, sehingga pelajar mencintai seni karena temanya mencintai lingkungan.

Untuk membuat mural ini kata Fahmi, dilibatkan penggiat atau seniman mural dari Bandung dan pelajar Sukabumi. Harapannya keterlibatan pelajar ini dapat menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dan kebersihan lingkungan.

Di sisi lain keberadaan taman kota yang cantik dan bersih ungkap Fahmi, akan membuat warga nyaman berolahraga dan berkumpul di taman kota. Targetnya indeks kesehatan dan kebahagiaan warga naik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Adil Budiman mengatakan, penataan taman kota menjadi salah satu prioritas bagi pemerintah. Upaya ini dengan melibatkan berbagai komunitas salah satunya mural. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement