Jumat 21 Feb 2020 21:40 WIB

PNS Baru Semarang Diperingatkan tidak Bermain Anggaran

682 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diterima dalam seleksi untuk formasi 2018.

Sejumlah peserta tes menyimak penjelasan panitia tentang tertundanya Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di GOR Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (26/10/2018).
Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Sejumlah peserta tes menyimak penjelasan panitia tentang tertundanya Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di GOR Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (26/10/2018).

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG -- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melantik 682 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diterima dalam seleksi untuk formasi 2018 di Semarang, Jumat (21/2).

Pelantikan tersebut diwarnai dengan pembacaan sumpah atau janji para ASN baru tersebut. Menurut wali kota, salah satu tolok ukur kinerja PNS ialah hasil kerja.

"Jangan hanya berangkat jam 7 pagi, pulang jam 3 sore. Tapi kalah ditanya hasil kerjanya tidak ada," kata Hendrar.

Ia menegaskan dalam satu yang terpenting dalam menjadi PNS yakni pengabdian. Ia memperingatkan para PNS baru tersebut agar tidak bermain-main dalam pengelolaan APBD.

"Oleh karena itu salah satu upaya untuk menjauhkan diri dari penyalahgunaan APBD yakni dengan membangun integritas," katanya.

Ia mengibaratkan PNS sebagai aquarium yang bisa dilihat oleh masyarakat dari berbagai sisi. "Hindari upaya memperkaya diri sendiri dan tindakan melawan hukum," tegasnya.

 

sumber : ANTARA
Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi