Senin 17 Feb 2020 17:22 WIB

Harga Bawang Putih di Pontianak Mulai Turun

Harga bawang putih di Pontianak turun Rp 10 ribu per kilogram.

Harga Bawang Putih di Pontianak Mulai Turun.
Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Harga Bawang Putih di Pontianak Mulai Turun.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Harga bawang putih di Pasar Flamboyan Pontianak saat ini mengalami penurunan drastis, satu minggu sebelumnya di kisaran Rp 45 ribu dan kini hanya Rp 35 ribu per kilogram.

"Meski sudah turun dibanding minggu sebelumnya, namu saat ini masih mahal karena saat harga normal tidak tembus Rp 30 ribu per kilogram," ujar salah satu pedagang di Pasar Flamboyan, Indra, Senin (17/2).

Baca Juga

Indra menyebutkan penurunan harga bawang putih karena pemerintah telah mengirimkan bawang putih sebanyak 66 ribu ton untuk dipasarkan di Kota Pontianak. Ia juga menambahkan, untuk harga bawang merah saat ini stabil, yakni Rp 33 ribu per kilogram. Bawang merah didatangkan dari Jawa ditambah impor jadi ketersediaan bawang tersebut masih banyak.

"Untuk harga bawang merah saat ini stabil, namun tergantung ukuran bawang tersebut yang sedang Rp 340 ribu dan besar Rp 420 ribu per karung, karena saya pesan yang besar jadi harga pasar saya jual Rp 33 ribu per kilogram," kata dia.

Sementara untuk komoditas lainnya seperti harga ikan saat ini mengalami kenaikan. Satu di antara pedagang ikan, Andri mencontohkan untuk harga ikan tongkol saat ini mengalami kenaikan dari Rp 18 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

"Harga ikan tongkol sekarang naik kendala dari cuaca dan gelombang tinggi. Sehingga ikan yang di panen pun kecil dari sebelumnya karena takut sampan atau tambak pecah," katanya.

Sedangkan untuk harga pangan lainnya di Pasar Flamboyan ada yang naik dan stabil, harga cabai kering saat ini mengalami kenaikan tinggi dari Rp 60 ribu kini menjadi Rp 80 ribu per kilogram karena saat ini keterbatasan pengiriman. Sedangkan untuk daging ayam masih stabil Rp 31 ribu per Kg, dan telur masih stabil yakni Rp 22 ribu per kilogram.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement