Ahad 16 Feb 2020 21:21 WIB

Siap-Siap, Sumbar Segera Gelar Operasi Pasar Bawang Putih

Pemerintah Sumbar menyiapkan 23,6 ton bawang putih dari China untuk operasi pasar.

Bawang putih. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar operasi pasar bawang putih dengan harga Rp 32 ribu per kg.
Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Bawang putih. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar operasi pasar bawang putih dengan harga Rp 32 ribu per kg.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar operasi pasar bawang putih sebagai langkah antisipasi melambungnya harga komoditas itu sejak akhir Januari 2020. Bawang putih dijual seharga Rp 32 ribu per kilogram (kg).

"Kita dapat bantuan pasokan bawang putih dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian sebanyak 23,6 ton. Semua kita sebar ke masyarakat melalui operasi pasar," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Ahad (16/2).

Baca Juga

Operasi pasar dinilai cukup efektif untuk membantu menstabilkan harga bawang putih. Saat ini, bawang putih dijual dengan harga Rp 48 ribu hingga Rp 60 ribu per kg dari harga normal sekitar Rp25 ribu per kilogram.

"Kalau ada spekulan yang mencoba menimbun bawang putih agar dapat untung, dengan adanya operasi pasar ini bisa rugi sendiri," kata Irwan.

Ia menyebut harga yang ditetapkan untuk operasi pasar Rp 32 ribu per kg, jauh di bawah harga pasar saat ini. Pemerintah Sumbar menyiapkan 23,6 ton.

Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi mengatakan pasokan itu diperkirakan bisa menutupi kebutuhan bawang putih di Sumbar hingga sebulan ke depan. Bawang putih tersebut akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar agar lebih merata dan efek stabilitas harga bisa lebih cepat.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Kementerian Pertanian RI Risfaheri mengatakan pihaknya akan terus memantau kebutuhan dan harga komoditas bawang putih, apalagi mendekati bulan puasa. "Pemerintah akan terus memantau harga di pasar dan memberikan pasokan bila terjadi kekurangan. Kami tidak mau masyarakat sampai mengeluh dengan harga kebutuhan ini," katanya.

Dia menjelaskan bawang putih tersebut, berasal dari China. Agar tidak terjadi ketergantungan pada satu negara, katanya, pemerintah sedang mencari ke negara lain yang dapat mengimpor, yakni India.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement